Dulu saya pakai DeFi Vault, masalah paling menyebalkan bukanlah imbal hasil.
Melainkan: saya tidak bisa memahaminya.
Protokol ini disetor untuk mendapatkan A Token, protokol itu keluar menjadi B Token, lalu ada proyek yang pendapatannya diputar otomatis setiap hari.
Seiring waktu, dompet saya dipenuhi banyak posisi, dan saya bahkan tidak tahu uang yang mana sedang melakukan apa.
Jadi kali ini saat meneliti TermMax, awalnya saya berencana melihat mekanisme imbal hasil tetapnya, tapi justru tertarik oleh sesuatu yang terlihat sangat membosankan:
ERC-4626.
Namanya terdengar sangat kutu buku teknis, tapi masalah yang diselesaikannya sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari—membungkus strategi imbal hasil yang rumit menjadi Vault yang distandardisasi.
Vault TermMax mengikuti ERC-4626: setelah pengguna menyetor aset, mereka menerima Vault Shares yang sesuai; nilai bagiannya berubah mengikuti performa strategi yang mendasarinya. Sedangkan Curator bertanggung jawab atas pengaturan alokasi dana dan manajemen strategi.
Hal ini tiba-tiba membuat saya teringat pada reksa dana tradisional.
Manajer investasi bisa melakukan berbagai operasi yang biasa saja tetapi tidak dipahami oleh orang awam. Namun investor tidak perlu meneliti setiap transaksi setiap hari—cukup tahu:
Saya memiliki berapa banyak unit, dan sekarang nilainya berapa.
Tentu saja, Vault on-chain sama sekali tidak sama dengan reksa dana tradisional; TermMax juga secara tegas mengingatkan bahwa strategi Vault tidak menjamin profit, dan risiko seperti risiko pasar, likuidasi, kontrak pintar, dan lainnya tetap ada.
Tapi menurut saya, bagian paling menarik dari ERC-4626 adalah ia mungkin menjadi salah satu “standar interface” agar DeFi terus berkembang.
Dulu orang-orang berlomba merancang strategi baru.
Ke depan, mungkin yang lebih penting adalah:
apakah strategi-strategi ini bisa diintegrasikan secara seragam ke protokol lain?
Kalau sebuah Vault Share bisa dikenali, diatur, dan dipakai oleh lebih banyak infrastruktur, barulah strategi keuangan yang rumit benar-benar punya kesempatan untuk menjadi infrastruktur.
Jadi sekarang saat melihat TermMax, saya tidak hanya menganggap Vault sebagai “tempat untuk menghasilkan imbal hasil”.
Lapisan untuk membungkus strategi keuangan yang kompleks menjadi produk yang distandardisasi.
Istilah teknisnya terlihat dingin, tapi masalah di baliknya justru sangat nyata:
Kapan DeFi akhirnya bisa tidak harus terus mempelajari satu set cara bermain dari awal setiap saat?
@TermMax #TermMax
Melainkan: saya tidak bisa memahaminya.
Protokol ini disetor untuk mendapatkan A Token, protokol itu keluar menjadi B Token, lalu ada proyek yang pendapatannya diputar otomatis setiap hari.
Seiring waktu, dompet saya dipenuhi banyak posisi, dan saya bahkan tidak tahu uang yang mana sedang melakukan apa.
Jadi kali ini saat meneliti TermMax, awalnya saya berencana melihat mekanisme imbal hasil tetapnya, tapi justru tertarik oleh sesuatu yang terlihat sangat membosankan:
ERC-4626.
Namanya terdengar sangat kutu buku teknis, tapi masalah yang diselesaikannya sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari—membungkus strategi imbal hasil yang rumit menjadi Vault yang distandardisasi.
Vault TermMax mengikuti ERC-4626: setelah pengguna menyetor aset, mereka menerima Vault Shares yang sesuai; nilai bagiannya berubah mengikuti performa strategi yang mendasarinya. Sedangkan Curator bertanggung jawab atas pengaturan alokasi dana dan manajemen strategi.
Hal ini tiba-tiba membuat saya teringat pada reksa dana tradisional.
Manajer investasi bisa melakukan berbagai operasi yang biasa saja tetapi tidak dipahami oleh orang awam. Namun investor tidak perlu meneliti setiap transaksi setiap hari—cukup tahu:
Saya memiliki berapa banyak unit, dan sekarang nilainya berapa.
Tentu saja, Vault on-chain sama sekali tidak sama dengan reksa dana tradisional; TermMax juga secara tegas mengingatkan bahwa strategi Vault tidak menjamin profit, dan risiko seperti risiko pasar, likuidasi, kontrak pintar, dan lainnya tetap ada.
Tapi menurut saya, bagian paling menarik dari ERC-4626 adalah ia mungkin menjadi salah satu “standar interface” agar DeFi terus berkembang.
Dulu orang-orang berlomba merancang strategi baru.
Ke depan, mungkin yang lebih penting adalah:
apakah strategi-strategi ini bisa diintegrasikan secara seragam ke protokol lain?
Kalau sebuah Vault Share bisa dikenali, diatur, dan dipakai oleh lebih banyak infrastruktur, barulah strategi keuangan yang rumit benar-benar punya kesempatan untuk menjadi infrastruktur.
Jadi sekarang saat melihat TermMax, saya tidak hanya menganggap Vault sebagai “tempat untuk menghasilkan imbal hasil”.
Lapisan untuk membungkus strategi keuangan yang kompleks menjadi produk yang distandardisasi.
Istilah teknisnya terlihat dingin, tapi masalah di baliknya justru sangat nyata:
Kapan DeFi akhirnya bisa tidak harus terus mempelajari satu set cara bermain dari awal setiap saat?
@TermMax #TermMax
