Hal yang terus saya pikirkan ketika melihat TermMax adalah mungkin kita seharusnya tidak menilai sebuah proyek hanya dari tampilan aktivitasnya saat ini. Pertanyaan yang lebih besar bagi saya adalah apa yang terjadi pada ekonomi TermMax jika aset yang ditokenisasi dan modal institusional benar-benar mulai bergerak di-chain dalam skala besar.

Saat ini ada banyak kegembiraan seputar narasi RWA, tetapi saya pikir ada perbedaan besar antara memiliki narasi yang kuat dan memiliki penggunaan on-chain yang nyata. Protokol bisa dengan mudah menarik perhatian karena ceritanya, tetapi nilai sesungguhnya mulai terlihat ketika orang benar-benar menggunakan infrastrukturnya, dan penggunaan tersebut menghasilkan biaya (fees) yang berkelanjutan.

Itulah juga mengapa saya menemukan pendekatan fixed-rate TermMax menarik. Bagi institusi, menurut saya ini tidak selalu tentang mengejar imbal hasil (yield) tertinggi. Kepastian bisa sama pentingnya. Jika sebuah institusi sudah tahu seperti apa ketentuan pinjam-meminjamnya sejak awal, maka perencanaan modal akan jauh lebih mudah.

Namun masih ada satu “jika” besar di sini: apakah permintaan institusional itu benar-benar akan datang?

Bagi saya, inilah kemungkinan besar tes paling menarik untuk TermMax. Infrastruktur bisa sudah siap, lapisan keamanan bisa kuat, dan kerja sama (partnership) terlihat menjanjikan, tetapi pada akhirnya angka-angka tersebut harus didukung oleh penggunaan yang benar-benar terjadi.

Saya tidak mencoba untuk menggemungkan (overhype) semuanya, tapi saya juga tidak ingin menanggapinya sebelah mata hanya karena aktivitas saat ini belum begitu besar. Yang akan saya pantau adalah seberapa cepat pengguna nyata, jaminan (collateral) nyata, dan biaya (fees) nyata mulai tumbuh.

Mungkin pada saat itulah narasi TermMax mulai berubah menjadi model bisnis yang benar-benar nyata. Menurut kalian bagaimana?

#termmax @TermMax