Penutup Konferensi Kripto Gedung Putih Trump, pasar menafsirkan ini sebagai “musim semi regulasi” bagi kripto AS. Berita tersebut memicu lonjakan tajam sentimen pasar hingga larut malam; Bitcoin dalam waktu singkat naik dari sekitar 65.000 dolar AS mendekati 70.000 dolar AS, sementara Ethereum melonjak signifikan. Bahkan HYPE menembus mendekati rekor tertinggi sepanjang masa, sehingga suasana aset berisiko secara keseluruhan kembali menguat.

Konferensi ini mengumpulkan para pimpinan dari CFTC dan SEC, serta lembaga-lembaga terkemuka di industri seperti Coinbase, Nasdaq, dan Ripple. Tujuan utamanya adalah memperebutkan otoritas dalam teknologi keuangan global dan AI, dengan mengunci pengembangan industri kripto berpusat di wilayah AS. Dari sisi kebijakan, dua rancangan undang-undang menjadi fokus pasar: yang sudah ditetapkan, yaitu “GENIUS Act”, membangun kerangka stablecoin yang patuh dan stabil serta memperkuat pengaruh dolar AS secara global; sementara “Clarity Act” yang masih menunggu “lolos jalan” di Kongres direncanakan untuk memperjelas batas hukum antara komoditas kripto dan sekuritas kripto. Pada 15 September, akan ada pemungutan suara prosedural yang menentukan; jika lolos, industri akan mengakhiri situasi panjang yang penuh ketidakjelasan regulasi. Sementara itu, CFTC mendorong kontrak berjangka perpetual Bitcoin dan proses kepatuhan Hyperliquid, dan SEC merilis aturan baru terkait pendanaan aset kripto. Pasar bahkan mulai memperdebatkan kemungkinan kembalinya praktik ICO yang patuh. Menanggapi pertanyaan dari jurnalis, pemerintah AS menunjukkan sikap terbuka terhadap strategi cadangan Bitcoin; “peta kebijakan” yang diberikan secara langsung menyalakan ekspektasi bullish dari pasar.

Angin hangat kebijakan makro terutama menguntungkan aset besar seperti BTC dan ETH, tetapi penyalurannya menunjukkan perbedaan yang jelas. Untuk altcoin PoW berkapitalisasi kecil seperti RVN dan ZEC yang menekan hard cap total, dengan atribut komoditas, keduanya juga dapat ikut melonjak secara otomatis mengikuti kebijakan. Namun, kebijakan hanyalah membuka pintu bagi masuknya dana eksternal; pada akhirnya, tetap bergantung pada konsensus komunitas dan apakah dana tambahan bersedia mengalir ke koin berkapitalisasi kecil. Sebaliknya, untuk blockchain layer-1 dengan latar belakang VC, meski lingkungan regulasi membaik, tekanan jual (supply overhang) dari chip institusi yang terus terlepas tetap menjadi faktor objektif.

Livermore pernah berkata, “patuhilah tren pasar yang besar.” Keuntungan dari regulasi adalah katalis eksternal—bisa memperbaiki beta pasar secara keseluruhan, tetapi tidak dapat mengubah fundamental suatu koin itu sendiri. Rancangan undang-undang memiliki risiko gagal saat pemungutan suara atau perubahan versi, sehingga tidak boleh menganggap ekspektasi sebagai fakta yang sudah pasti. Kabar baik kebijakan adalah penguat, sedangkan yang benar-benar menentukan nasib jangka panjang suatu koin tetaplah model ekonomi token, ekosistem komunitas, dan kebutuhan nyata. Jangan hanya mengandalkan kabar kebijakan untuk membabi buta bertaruh pada tren koin kecil.