Satu kalimat terus terang, setelah ledakan terjadi, rebound kali ini bikin hati saya terus berdebar-debar. Titik perbedaan $BTW ada di sini: dari tampilan, harga terlihat sudah banyak ditarik kembali, tapi struktur volume-nya sama sekali tidak benar. Rebound tanpa volume pada skala 4 jam adalah aksi tipuan untuk mengundang (induce) yang tipikal. Dalam trading, yang paling kami takutkan adalah terbawa emosi oleh candle jangka pendek. Data posisi sudah membongkar niat yang sebenarnya—chip sedang cepat melemah. Dalam kondisi seperti ini, berharap harga bisa stabil jelas tidak realistis.
Waktu penurunan tajam sebelumnya menghantam ke bawah, perlawanan kubu bullish lemah sekali. Sekarang ketika harga ditarik kembali, lebih mirip memberi posisi yang lebih baik bagi pihak short yang belum sempat keluar. Saya sempat menelusuri pergantian tangan (turnover) dalam waktu dekat—selama rebound, kekuatan penyangga justru makin lama makin melemah. Setiap kali menyentuh puncak, volume menyusut. Divergensi volume-harga seperti ini di mata saya adalah sinyal akumulasi risiko. Pasar saat ini berada di titik keseimbangan yang halus, tapi neraca jelas lebih condong ke pihak bearish. Penurunan tajam pada volume posisi menunjukkan dana besar sudah mulai mundur. Perdebatan yang tersisa antar trader ritel tidak akan mampu mengubah arah tren.
Saya menilai ke depannya kemungkinan besar masih akan ada satu penurunan lagi, dan mungkin bisa lebih tegas dibanding gelombang sebelumnya. Saat ini rasio risiko terhadap imbal hasil sama sekali tidak sepadan. Mengejar long peluangnya terlalu buruk. Daripada berjudi agar rebound berlanjut, lebih baik sabar menunggu kesempatan sejalan (trend-following) setelah harga kembali melemah. Jangan tertipu oleh beberapa candle bullish—perasaan saya terhadap chart ini seperti ketenangan sebelum badai, kapan saja bisa runtuh lagi.
Mengamati luasnya lautan dari balik gunung, mencermati kehalusan pasar.
Bersama Paman Xiong, melihat untung-rugi di antara langit dan bumi.
#BTW
Klik di bawah untuk melakukan transaksi 👇
Waktu penurunan tajam sebelumnya menghantam ke bawah, perlawanan kubu bullish lemah sekali. Sekarang ketika harga ditarik kembali, lebih mirip memberi posisi yang lebih baik bagi pihak short yang belum sempat keluar. Saya sempat menelusuri pergantian tangan (turnover) dalam waktu dekat—selama rebound, kekuatan penyangga justru makin lama makin melemah. Setiap kali menyentuh puncak, volume menyusut. Divergensi volume-harga seperti ini di mata saya adalah sinyal akumulasi risiko. Pasar saat ini berada di titik keseimbangan yang halus, tapi neraca jelas lebih condong ke pihak bearish. Penurunan tajam pada volume posisi menunjukkan dana besar sudah mulai mundur. Perdebatan yang tersisa antar trader ritel tidak akan mampu mengubah arah tren.
Saya menilai ke depannya kemungkinan besar masih akan ada satu penurunan lagi, dan mungkin bisa lebih tegas dibanding gelombang sebelumnya. Saat ini rasio risiko terhadap imbal hasil sama sekali tidak sepadan. Mengejar long peluangnya terlalu buruk. Daripada berjudi agar rebound berlanjut, lebih baik sabar menunggu kesempatan sejalan (trend-following) setelah harga kembali melemah. Jangan tertipu oleh beberapa candle bullish—perasaan saya terhadap chart ini seperti ketenangan sebelum badai, kapan saja bisa runtuh lagi.
Mengamati luasnya lautan dari balik gunung, mencermati kehalusan pasar.
Bersama Paman Xiong, melihat untung-rugi di antara langit dan bumi.
#BTW
Klik di bawah untuk melakukan transaksi 👇