#KOSPICloses5.9%HigherOnChipmakerBuybacks
KOSPI Melonjak 5,9% karena SK Hynix Meluncurkan Program Buyback Besar
Indeks acuan Korea Selatan, KOSPI, melonjak 5,89% dan ditutup pada level 6.852,58, mencetak rebound kuat yang didorong oleh angin ekor besar di sektor semikonduktor serta meredanya tekanan pasar global. $SAMSUNG
SK Hynix Memimpin Aksi: Perusahaan chip memori tersebut naik 12,73% menjadi 1.691.000 won setelah mengumumkan rencana buyback saham bersejarah senilai 40 triliun won (setara $28,7 miliar) beserta pembatalannya. $SNDK
Samsung Electronics Menyusul: Samsung naik 9,49% menjadi 271.000 won di tengah meningkatnya ekspektasi investor terkait perluasan kebijakan imbal hasil kepada pemegang saham. $SPCX
Arus Masuk Modal Asing: Investor asing masuk dengan agresif, melakukan pembelian bersih sebesar 1,7 triliun won pada saham Korea.
Batasan Perdagangan Dipicu: Momentum kenaikan yang tajam sempat memicu penghentian sementara perdagangan sidecar buy-side selama 5 menit di awal sesi, seiring lonjakan volume pembelian.
Pendorong Makro: Penurunan imbal hasil U.S. Treasury dan menguatnya won Korea (1.392,6 per USD) semakin memperkuat sentimen risk-on yang lebih luas di pasar Asia.
KOSPI Melonjak 5,9% karena SK Hynix Meluncurkan Program Buyback Besar
Indeks acuan Korea Selatan, KOSPI, melonjak 5,89% dan ditutup pada level 6.852,58, mencetak rebound kuat yang didorong oleh angin ekor besar di sektor semikonduktor serta meredanya tekanan pasar global. $SAMSUNG
SK Hynix Memimpin Aksi: Perusahaan chip memori tersebut naik 12,73% menjadi 1.691.000 won setelah mengumumkan rencana buyback saham bersejarah senilai 40 triliun won (setara $28,7 miliar) beserta pembatalannya. $SNDK
Samsung Electronics Menyusul: Samsung naik 9,49% menjadi 271.000 won di tengah meningkatnya ekspektasi investor terkait perluasan kebijakan imbal hasil kepada pemegang saham. $SPCX
Arus Masuk Modal Asing: Investor asing masuk dengan agresif, melakukan pembelian bersih sebesar 1,7 triliun won pada saham Korea.
Batasan Perdagangan Dipicu: Momentum kenaikan yang tajam sempat memicu penghentian sementara perdagangan sidecar buy-side selama 5 menit di awal sesi, seiring lonjakan volume pembelian.
Pendorong Makro: Penurunan imbal hasil U.S. Treasury dan menguatnya won Korea (1.392,6 per USD) semakin memperkuat sentimen risk-on yang lebih luas di pasar Asia.