Ini adalah masalah DeFi yang kurang mendapat perhatian: apa yang terjadi pada likuiditas ketika tidak ada yang menggunakannya?

Modal yang mengendap di luar mungkin terlihat tidak berbahaya, tetapi dari perspektif pemberi pinjaman, likuiditas yang tidak terpakai tetap merupakan biaya peluang.

Karena itu, saya merasa sisi efisiensi modal dari @TermMax patut diperhatikan. Desainnya memungkinkan likuiditas yang tersedia untuk berinteraksi dengan peluang hasil (yield) lainnya, sementara protokol menunggu permintaan pinjaman dengan suku bunga tetap.

Gagasan besarnya cukup sederhana: likuiditas seharusnya idealnya punya pekerjaannya.

Tentu saja, memindahkan modal ke strategi lain juga menimbulkan risiko tersendiri, jadi efisiensi tidak boleh mengorbankan manajemen risiko. Namun saya suka melihat protokol berpikir melampaui model deposit dasar lalu menunggu.

Jika TermMax bisa menjaga agar likuiditas tetap produktif sambil mempertahankan keseimbangan yang sehat antara imbal hasil, ketersediaan, dan risiko, itu bisa menjadi bagian penting dari proposisi nilai jangka panjangnya.

Bagi saya, metrik yang menarik bukan hanya seberapa banyak likuiditas yang masuk ke dalam protokol. Melainkan seberapa efisien likuiditas itu benar-benar digunakan.

$RE @TermMax #TermMax