RWA hype terus mendorong bagian yang seru: aset tokenisasi, pasar yang lebih besar, lebih banyak likuiditas.
Hal yang terus saya perhatikan dengan Dusk adalah betapa banyak perhatian justru mengarah ke bagian yang membosankan.
Saya sempat menelusuri Dusk Trade, dan di situlah terlihat gesekan sebenarnya: onboarding, koneksi dompet, kelayakan, transfer yang terkontrol, koordinasi pembayaran, lalu penyelesaian (settlement).
Itu terdengar kurang menarik dibanding meluncurkan token RWA lainnya.
Tapi mungkin memang itu poinnya.
Dusk telah bekerja sama dengan NPEX, bursa saham berlisensi MTF yang diatur di Belanda, sejak 2020. Fokusnya bukan hanya memindahkan sekuritas ke onchain. Fokusnya membuat proses transaksi yang sesungguhnya dapat berjalan di sekitar aset yang teregulasi.
Angka yang saya pedulikan bukan berapa banyak aset yang secara teknis bisa ditokenisasi.
Melainkan berapa banyak yang benar-benar bergerak melalui seluruh alur kerja. 1 aset yang diterbitkan itu demo. 100 aset yang dibiarkan tanpa disentuh tetap saja sebagian besar sebuah demo.
Perdagangan dan settlement yang berulang itu berbeda.
Di situlah @Dusk becomes menjadi hal yang menarik bagi saya. Infrastruktur itu penting, tapi hanya jika mampu menghasilkan aktivitas pasar yang berulang, bukan sekadar kumpulan aset tokenisasi lain yang menunggu sebuah use case.
Pertanyaan yang tidak nyaman adalah apakah infrastruktur yang membosankan ini bisa menciptakan cukup arus transaksi nyata untuk benar-benar berdampak. Bagian itu masih yang sedang saya pantau.
$DUSK
$RED
$PROM
#dusk #CryptoRally #FedMinutesShowNoSupportForRateCuts #KOSPIRises6.5%OnMemoryStockRebound #AdnocPlansToTrimAsiaCrudeShipments
Hal yang terus saya perhatikan dengan Dusk adalah betapa banyak perhatian justru mengarah ke bagian yang membosankan.
Saya sempat menelusuri Dusk Trade, dan di situlah terlihat gesekan sebenarnya: onboarding, koneksi dompet, kelayakan, transfer yang terkontrol, koordinasi pembayaran, lalu penyelesaian (settlement).
Itu terdengar kurang menarik dibanding meluncurkan token RWA lainnya.
Tapi mungkin memang itu poinnya.
Dusk telah bekerja sama dengan NPEX, bursa saham berlisensi MTF yang diatur di Belanda, sejak 2020. Fokusnya bukan hanya memindahkan sekuritas ke onchain. Fokusnya membuat proses transaksi yang sesungguhnya dapat berjalan di sekitar aset yang teregulasi.
Angka yang saya pedulikan bukan berapa banyak aset yang secara teknis bisa ditokenisasi.
Melainkan berapa banyak yang benar-benar bergerak melalui seluruh alur kerja. 1 aset yang diterbitkan itu demo. 100 aset yang dibiarkan tanpa disentuh tetap saja sebagian besar sebuah demo.
Perdagangan dan settlement yang berulang itu berbeda.
Di situlah @Dusk becomes menjadi hal yang menarik bagi saya. Infrastruktur itu penting, tapi hanya jika mampu menghasilkan aktivitas pasar yang berulang, bukan sekadar kumpulan aset tokenisasi lain yang menunggu sebuah use case.
Pertanyaan yang tidak nyaman adalah apakah infrastruktur yang membosankan ini bisa menciptakan cukup arus transaksi nyata untuk benar-benar berdampak. Bagian itu masih yang sedang saya pantau.
$DUSK
$RED
$PROM
#dusk #CryptoRally #FedMinutesShowNoSupportForRateCuts #KOSPIRises6.5%OnMemoryStockRebound #AdnocPlansToTrimAsiaCrudeShipments