#termmax @TermMax Sudah dicek bagaimana TVL TermMax terbagi di berbagai chain, dengan ekspektasi kalau sebarannya akan merata karena mereka sudah live di 9 sekarang. Ternyata tidak. Ethereum saja memegang 98,4%. Arbitrum, Berachain, BSquared, Hyperliquid L1, sisanya—jauh di bawahnya, hampir seperti hanya selisih pembulatan.
Ini bukan masalah “tidak populer di tempat lain”, melainkan masalah likuiditas dengan jangka waktu yang bersifat tetap secara spesifik. AMM atau DEX perp yang normal bisa memulai likuiditas tipis di chain baru dan tetap berfungsi, karena token apa pun bisa diperdagangkan satu sama lain. Peminjaman dengan tingkat/kupon tetap tidak bekerja seperti itu—pemberi pinjaman yang jatuh tempo 90 hari butuh peminjam pada jatuh tempo yang sama, di chain yang sama, dengan pasangan jaminan yang sama. Memecah order book yang sudah sempit ke 9 chain tidak menambah likuiditas; itu hanya membagi likuiditas yang sama menjadi potongan yang lebih kecil, yang lebih sulit untuk saling match.
Jadi, “deploy di mana-mana dengan cepat” mungkin justru strategi pertumbuhan yang keliru untuk model spesifik ini. Kedalaman likuiditas di satu chain kemungkinan lebih unggul daripada hadir di sembilan, sampai setiap chain baru bisa mendukung order book aslinya sendiri, bukan sekadar alamat kontraknya.
Saya penasaran apakah curator vault memang dimaksudkan untuk mengatasi ini dengan mengarahkan modal ke tempat yang benar-benar ada celah jatuh tempo tersebut.
Ini bukan masalah “tidak populer di tempat lain”, melainkan masalah likuiditas dengan jangka waktu yang bersifat tetap secara spesifik. AMM atau DEX perp yang normal bisa memulai likuiditas tipis di chain baru dan tetap berfungsi, karena token apa pun bisa diperdagangkan satu sama lain. Peminjaman dengan tingkat/kupon tetap tidak bekerja seperti itu—pemberi pinjaman yang jatuh tempo 90 hari butuh peminjam pada jatuh tempo yang sama, di chain yang sama, dengan pasangan jaminan yang sama. Memecah order book yang sudah sempit ke 9 chain tidak menambah likuiditas; itu hanya membagi likuiditas yang sama menjadi potongan yang lebih kecil, yang lebih sulit untuk saling match.
Jadi, “deploy di mana-mana dengan cepat” mungkin justru strategi pertumbuhan yang keliru untuk model spesifik ini. Kedalaman likuiditas di satu chain kemungkinan lebih unggul daripada hadir di sembilan, sampai setiap chain baru bisa mendukung order book aslinya sendiri, bukan sekadar alamat kontraknya.
Saya penasaran apakah curator vault memang dimaksudkan untuk mengatasi ini dengan mengarahkan modal ke tempat yang benar-benar ada celah jatuh tempo tersebut.