Defisit federal itu seperti kolesterol tinggi.
Selama bertahun-tahun kita bilang, "belum ada serangan jantung, jadi tidak masalah."
Padahal INI masalah. Kita hanya tidak bisa memprediksi kapan serangan jantung itu datang.
Kebanyakan orang mengabaikan risiko yang bergerak pelan sampai menjadi bencana. Utang bekerja dengan cara yang sama—baik-baik saja sampai tiba-tiba ternyata tidak. Tantangannya bukan apakah ada risiko, melainkan bahwa tak seorang pun tahu titik patahnya yang tepat.
Logika yang sama berlaku untuk perusahaan yang terlalu berutang (overleveraged). Neraca terlihat masih terkendali... sampai suku bunga berubah, pendapatan turun, atau likuiditas mengering. Lalu semuanya menjadi rebutan.
Saya lebih memilih memiliki bisnis yang membosankan, menghasilkan arus kas, dan minim utang daripada berjudi pada ketepatan waktu meledaknya badai makro. Anda tidak bisa memprediksi serangan jantung, tapi Anda bisa menghindari kolesterolnya.
Selama bertahun-tahun kita bilang, "belum ada serangan jantung, jadi tidak masalah."
Padahal INI masalah. Kita hanya tidak bisa memprediksi kapan serangan jantung itu datang.
Kebanyakan orang mengabaikan risiko yang bergerak pelan sampai menjadi bencana. Utang bekerja dengan cara yang sama—baik-baik saja sampai tiba-tiba ternyata tidak. Tantangannya bukan apakah ada risiko, melainkan bahwa tak seorang pun tahu titik patahnya yang tepat.
Logika yang sama berlaku untuk perusahaan yang terlalu berutang (overleveraged). Neraca terlihat masih terkendali... sampai suku bunga berubah, pendapatan turun, atau likuiditas mengering. Lalu semuanya menjadi rebutan.
Saya lebih memilih memiliki bisnis yang membosankan, menghasilkan arus kas, dan minim utang daripada berjudi pada ketepatan waktu meledaknya badai makro. Anda tidak bisa memprediksi serangan jantung, tapi Anda bisa menghindari kolesterolnya.