CEO Ripple Brad Garlinghouse bergabung dengan Presiden Donald Trump, Ketua SEC Paul Atkins, Ketua CFTC Michael Selig, CEO Coinbase Brian Armstrong, dan pemimpin industri kripto lainnya di Gedung Putih. Pertemuan itu berfokus pada aturan kripto yang lebih jelas, inovasi AS, serta langkah-langkah berikutnya untuk Undang-Undang CLARITY. Rapat tersebut berlangsung saat XRP sedang pulih dari area $1, dan dorongan regulasi yang baru membantu meningkatkan sentimen terhadap token tersebut.

Brad Garlinghouse: “Kripto Bukan Industri Pinggiran”

Garlinghouse menyebut meningkatnya ukuran pasar kripto AS, dengan mengatakan 67 juta warga Amerika kini memiliki kripto, atau hampir satu dari empat orang. Ia mengatakan kripto telah melampaui statusnya sebagai industri niche, dan bahwa Washington tidak bisa lagi mengabaikan basis pengguna yang terus bertambah.

Senang bisa kembali ke Gedung Putih hari ini bersama @realDonaldTrump, @SECPaulSAtkins, @ChairmanSelig, dan para pemimpin di seluruh industri kripto.

Gambaran besar tidak pernah sejelas ini: 67 juta warga Amerika memegang kripto hari ini (hampir 1 dari 4!). Kripto bukan industri pinggiran.… pic.twitter.com/fsyX1ZwG2a

— Brad Garlinghouse (@bgarlinghouse) 20 Agustus 2026

Ia juga memuji fokus Trump pada inovasi aset digital, dengan mengatakan komitmen pemerintahan itu bisa menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi industri.

Untuk XRP, hal yang lebih luas adalah bahwa Ripple telah mendorong aturan AS yang lebih jelas selama bertahun-tahun. Kepastian regulasi yang lebih besar dapat memudahkan perusahaan kripto dan institusi keuangan untuk membangun serta beroperasi di negara tersebut.

Trump Menyoroti RUU CLARITY

Trump meminta agar Kongres meloloskan versi undang-undang yang adil, dengan berargumentasi bahwa hal itu bisa membuka pintu bagi gelombang inovasi berikutnya.

CEO Coinbase Brian Armstrong menyebut pemungutan suara RUU CLARITY pada 15 September sebagai langkah berikutnya yang paling penting. Ia mengatakan bahwa pemerintahan, SEC, dan CFTC selaras dan bahwa industri kripto siap mendorong RUU tersebut ke tahap berikutnya.

RUU tersebut masih belum menjadi undang-undang, jadi kemajuannya melalui Senat tetap menjadi faktor penting bagi pasar.

Ketua SEC Paul Atkins mengatakan regulator sedang berupaya menjadikan AS sebagai rumah yang lebih kuat bagi inovasi kripto. Ia menyoroti aturan yang diusulkan SEC untuk aset kripto, yang menurutnya dapat memberi perusahaan kepastian lebih besar saat menghimpun modal melalui aset digital.

Senang bisa bergabung dengan Presiden @realDonaldTrump, @ChairmanSelig, dan para pemimpin industri di @WhiteHouse hari ini.

Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, kami akan memastikan bahwa kemajuan terbesar di garis depan teknologi terwujud tepat di sini di Amerika. 🇺🇸 pic.twitter.com/c2QHFFcBB3

— Paul Atkins (@SECPaulSAtkins) 19 Agustus 2026

Atkins juga mendukung tujuan mengirimkan RUU CLARITY kepada Trump untuk disetujui, mengaitkan regulasi kripto dengan upaya yang lebih luas untuk mendorong pasar keuangan AS dan menarik lebih banyak investor ke dalam sistem.

Harga XRP Melonjak

XRP naik hampir 10% ke sekitar $1.09, menembus level $1.08 setelah beberapa hari berada dekat $1. Level berikutnya yang perlu diperhatikan adalah sekitar $1.14, dan pergerakan berkelanjutan di atasnya berpotensi membuka jalan menuju $1.20. Jika reli kehilangan momentum, $1.08 bisa menjadi level support penting.

🚨 $XRP MELEDAK NAIK 12% Setelah Pertemuan Trump CEO Ripple — JEBOL Melewati Resistance $1.08 Saat RSI Mencapai Kondisi JENUH BUY yang EKSTREM 🤯🔥

Setelah berminggu-minggu berjuang di sekitar $1.00, $XRP tiba-tiba melonjak hampir 12%, langsung menerobos resistance utama $1.081 dan mencapai sekitar… https://t.co/MqynN5V4vY pic.twitter.com/sKZyQWdkxG

— Diana (@InvestWithD) 19 Agustus 2026

Kenaikan harga tersebut juga didukung oleh permintaan yang kembali meningkat untuk ETF XRP. ETF XRP spot mencatat $5,81 juta dalam arus masuk pada 18 Agustus, yang merupakan arus masuk satu hari terkuat sejak 31 Juli, setelah tak ada aktivitas pada hari Senin. Kelima ETF tersebut kini secara kolektif memegang sekitar 1,5% dari pasokan XRP saat ini.