Awalnya saya mengira pengiriman fisik hanyalah catatan teknis—sesuatu yang diperuntukkan bagi trader yang lupa menutup posisi sebelum jatuh tempo. Menyaksikan satu pembongkaran selama sesi yang tipis membuat saya paham. Saat likuiditas rendah, lapisan penyelesaian berhenti berperilaku seperti formalitas dan mulai berperan seperti filter. Pembeli yang biasanya menyerap arus transaksi ternyata tidak ada. Alih-alih melakukan kliring pada suatu harga, sistem harus mencari pihak lawan, dan pencarian itu memerlukan waktu. Di pasar yang sedang jatuh, waktu menjadi semacam biaya tersendiri. Yang paling mengejutkan saya adalah betapa senyapnya gesekan itu muncul. Tidak ada peringatan, tidak ada peringatan dini, hanya celah yang semakin lebar antara harga terakhir yang diperdagangkan dan apa pun yang pada akhirnya diselesaikan oleh mekanisme pengiriman. Mungkin pengiriman fisik sebenarnya bukan sekadar menguji apakah aset bisa berpindah tangan. Mungkin ini menguji apakah permintaan pernah cukup dalam untuk bertahan, atau hanya cukup hadir agar terlihat seperti demikian.
@TermMax #TermMax
@TermMax #TermMax
