Hal pertama yang saya perhatikan hari ini adalah posisi FT-USDC saya di TermMax yang berstatus "aktif" selama beberapa jam setelah lewat timestamp jatuh tempo. Dompet kosong. Di-refresh dua kali.

Menyalahkan dashboard. Mengira itu tertinggal dari blockchain.

Ternyata bukan.

Jatuh tempo berarti hanya jamnya habis, bukan berarti Anda sudah dibayar. Jika peminjam tidak melunasi, pinjaman akan ditandai, dan likuidator diberi waktu 2 jam untuk menukar jaminan itu menjadi USDC.

Ternyata tidak ada yang mengambil milik saya. Begitu window tertutup, pengiriman fisik langsung berjalan, dan akhirnya saya memegang jaminan mentah, bukan stablecoin yang saya pinjamkan.

Yang terus saya pikirkan: likuidator baru repot kalau imbalan 5% cukup untuk menutup biaya gas dan slippage DEX. Pasar dalam, uang mudah. Pasar tipis, mungkin tidak ada yang bergerak.

Saya tidak yakin apakah window saya berakhir kosong karena itu, atau karena likuiditas di sisi jaminan. Dokumen tidak menjelaskan yang mana—tidak ada data juga.

Bikin saya bertanya-tanya: apa yang terjadi kalau sekumpulan GT melanggar LLTV pada hari merah yang sama, semuanya berebut likuiditas tipis di dalam jendela 2 jam yang saling tumpang tindih. Apakah skema fallback-nya tahan, atau "perlindungan" hanya berarti memegang jaminan yang anjlok pada saat Anda menginginkan keamanan.

@TermMax mencatat semuanya dengan jelas 👍 #TermMax

Ada yang di sini pernah mengalami physical delivery terpicu pada posisi yang masih berjalan?

#termmax @TermMax