Satu điều mình nhận ra khi tìm hiểu TermMax:
Pinjaman dengan laku tingkat tetap (fixed-rate lending) tidak hanya membutuhkan peminjam dan pemberi pinjaman. Ia membutuhkan seluruh sebuah pasar untuk membentuk harga.
Awalnya, mình berpikir bahwa suku bunga fixed hanyalah sebuah angka yang diberikan oleh protokol.
Namun jika suku bunga bisa dikunci dalam periode waktu tertentu, maka langsung muncul pertanyaan yang menarik:
Siapa yang memutuskan bahwa tingkat (rate) itu adalah yang masuk akal?
Di sinilah mình mulai memperhatikan Range Order dengan <c-1/>@TermMax </c-1/>.
Alih-alih likuiditas hanya terkonsentrasi di sekitar satu tingkat suku bunga saja, Range Order memungkinkan liquidity didistribusikan ke beberapa rentang rate yang berbeda.
Hal ini membuat mình memandang fixed-rate market dengan cara yang lain.
Suku bunga bukan hanya angka yang dilihat oleh para peminjam.
Ia adalah harga yang dieksplorasi dan diperdagangkan oleh pasar.
Pemberi pinjaman bisa memiliki yield yang mereka inginkan.
Peminjam bisa memiliki biaya pinjaman yang mereka bersedia terima.
Jarak antara kedua pihak—di situlah desain pasar menjadi penting.
Dan inilah juga poin yang membuat mình menganggap TermMax lebih menarik dibanding lending protocol pada umumnya.
Alih-alih hanya bertanya:
“Berapa suku bunga saat ini?”
Mình mulai lebih tertarik pada:
“Bagaimana pasar membentuk tingkat suku bunga tersebut?”
Jika fixed-rate lending ingin menjadi lapisan penting dalam DeFi, mungkin menciptakan fixed rate saja belum cukup.
Ia juga membutuhkan mekanisme yang cukup fleksibel agar price discovery dan likuiditas dapat hidup berdampingan.
Bagian itulah yang ingin terus mình dalami di TermMax.
#TermMax
Pinjaman dengan laku tingkat tetap (fixed-rate lending) tidak hanya membutuhkan peminjam dan pemberi pinjaman. Ia membutuhkan seluruh sebuah pasar untuk membentuk harga.
Awalnya, mình berpikir bahwa suku bunga fixed hanyalah sebuah angka yang diberikan oleh protokol.
Namun jika suku bunga bisa dikunci dalam periode waktu tertentu, maka langsung muncul pertanyaan yang menarik:
Siapa yang memutuskan bahwa tingkat (rate) itu adalah yang masuk akal?
Di sinilah mình mulai memperhatikan Range Order dengan <c-1/>@TermMax </c-1/>.
Alih-alih likuiditas hanya terkonsentrasi di sekitar satu tingkat suku bunga saja, Range Order memungkinkan liquidity didistribusikan ke beberapa rentang rate yang berbeda.
Hal ini membuat mình memandang fixed-rate market dengan cara yang lain.
Suku bunga bukan hanya angka yang dilihat oleh para peminjam.
Ia adalah harga yang dieksplorasi dan diperdagangkan oleh pasar.
Pemberi pinjaman bisa memiliki yield yang mereka inginkan.
Peminjam bisa memiliki biaya pinjaman yang mereka bersedia terima.
Jarak antara kedua pihak—di situlah desain pasar menjadi penting.
Dan inilah juga poin yang membuat mình menganggap TermMax lebih menarik dibanding lending protocol pada umumnya.
Alih-alih hanya bertanya:
“Berapa suku bunga saat ini?”
Mình mulai lebih tertarik pada:
“Bagaimana pasar membentuk tingkat suku bunga tersebut?”
Jika fixed-rate lending ingin menjadi lapisan penting dalam DeFi, mungkin menciptakan fixed rate saja belum cukup.
Ia juga membutuhkan mekanisme yang cukup fleksibel agar price discovery dan likuiditas dapat hidup berdampingan.
Bagian itulah yang ingin terus mình dalami di TermMax.
#TermMax
