$XAU
Gambaran Umum: Risalah Rapat Fed (FOMC Meeting Minutes)
1. Arah kebijakan suku bunga (Lebih “hawkish” daripada perkiraan):
Risalah menunjukkan meningkatnya kehati-hatian terhadap risiko inflasi.
Sebagian besar pejabat mendukung agar suku bunga tetap pada level saat ini untuk memberikan waktu tambahan guna menilai data.
Namun, banyak peserta (Various participants) menilai bahwa apabila inflasi tidak terus melandai (atau menjadi lebih persisten), mereka bersedia mempertahankan suku bunga pada level lebih tinggi selama periode yang lebih lama.
Perlu dicatat, sebagian peserta (A couple of / Some participants) bahkan menyinggung kemungkinan menaikkan suku bunga jika diperlukan untuk mengendalikan inflasi.
2. Usulan reformasi jadwal rapat Ketua Fed (Warsh):
Risalah mencatat adanya usulan bersifat strategis dari Ketua Fed Warsh untuk mengubah cara kerja FOMC:
Ide: Mengurangi jumlah rapat kebijakan utama per tahun dari 8 kali menjadi 6 kali (sekitar 2 bulan per rapat).
Alasan: Warsh berpendapat bahwa jarak antar-rapat yang lebih renggang akan membantu mengumpulkan lebih banyak data informasi di antara dua sesi rapat, sekaligus memberi waktu lebih bagi para perumus kebijakan dan staf Fed untuk meneliti isu-isu strategis terkait kebijakan moneter.
Kondisi: Ini baru sebatas ide untuk meminta masukan. Risalah menegaskan bahwa tahun ini belum akan ada penyesuaian terhadap jumlah rapat.
Sebelum publikasi risalah dan informasi tambahan terkait langkah pembelian kembali obligasi dari Kementerian Keuangan, telah terjadi lonjakan dana rekor yang mengalir ke ETF obligasi bertenor panjang (Zero Coupon).
#FEDDATA #45NgayTuDoTaiChinh #FOMC
Gambaran Umum: Risalah Rapat Fed (FOMC Meeting Minutes)
1. Arah kebijakan suku bunga (Lebih “hawkish” daripada perkiraan):
Risalah menunjukkan meningkatnya kehati-hatian terhadap risiko inflasi.
Sebagian besar pejabat mendukung agar suku bunga tetap pada level saat ini untuk memberikan waktu tambahan guna menilai data.
Namun, banyak peserta (Various participants) menilai bahwa apabila inflasi tidak terus melandai (atau menjadi lebih persisten), mereka bersedia mempertahankan suku bunga pada level lebih tinggi selama periode yang lebih lama.
Perlu dicatat, sebagian peserta (A couple of / Some participants) bahkan menyinggung kemungkinan menaikkan suku bunga jika diperlukan untuk mengendalikan inflasi.
2. Usulan reformasi jadwal rapat Ketua Fed (Warsh):
Risalah mencatat adanya usulan bersifat strategis dari Ketua Fed Warsh untuk mengubah cara kerja FOMC:
Ide: Mengurangi jumlah rapat kebijakan utama per tahun dari 8 kali menjadi 6 kali (sekitar 2 bulan per rapat).
Alasan: Warsh berpendapat bahwa jarak antar-rapat yang lebih renggang akan membantu mengumpulkan lebih banyak data informasi di antara dua sesi rapat, sekaligus memberi waktu lebih bagi para perumus kebijakan dan staf Fed untuk meneliti isu-isu strategis terkait kebijakan moneter.
Kondisi: Ini baru sebatas ide untuk meminta masukan. Risalah menegaskan bahwa tahun ini belum akan ada penyesuaian terhadap jumlah rapat.
Sebelum publikasi risalah dan informasi tambahan terkait langkah pembelian kembali obligasi dari Kementerian Keuangan, telah terjadi lonjakan dana rekor yang mengalir ke ETF obligasi bertenor panjang (Zero Coupon).
#FEDDATA #45NgayTuDoTaiChinh #FOMC