Banyak orang mudah menganggap korelasi sebagai hubungan sebab-akibat. Saat melihat dua data bergerak bersama, mereka langsung merasa A menyebabkan B. Padahal, keduanya mungkin hanya kebetulan bergerak secara bersamaan, atau ada faktor ketiga yang sama-sama memengaruhi dari balik layar. Lain kali menghadapi fenomena seperti ini, pastikan dulu apakah itu korelasi atau sebab-akibat, jangan buru-buru menarik kesimpulan.
