Saya terus melihat biaya pinjaman 2% TermMax karena terdengar jauh lebih berat daripada yang sebenarnya dalam istilah ekonomi.
Angka judul itu bisa menyesatkan. Jika tingkat bunga APR pinjaman adalah 10%, maka biaya protokol 2% bukanlah 2% dari pokok — melainkan 2% dari lapisan bunga. Pada posisi satu tahun, itu kira-kira menjadi 0,20% dari nilai notional. Untuk pinjaman 30 hari, biayanya bahkan lebih kecil karena bunga yang timbul lebih rendah.
Itu mengubah cara saya memandang TermMax. Pertanyaan utamanya bukan apakah biayanya tampak tinggi atau rendah, melainkan apakah pengguna menghargai utang yang dapat diprediksi cukup untuk menerima jatuh tempo tetap, fleksibilitas yang lebih rendah, dan pengelolaan rollover.
Pinjaman $1.000 dan pinjaman $1M mungkin menghadapi tingkat yang sama, tetapi menghasilkan pendapatan biaya yang sangat berbeda. Persentasenya sama, tetapi ekonomi sistemnya sangat berbeda.
Agar adil, pinjaman dengan suku bunga tetap memang menyelesaikan masalah koordinasi yang nyata. Namun penetapan harga yang lebih rapi tidak otomatis berarti permintaan yang lebih kuat. Jika pasar menjadi volatil dan peminjam menginginkan likuiditas yang lebih fleksibel, apakah mereka akan tetap menggunakan TermMax, atau hanya memakainya ketika kepastian lebih penting daripada opsi?
Bagian itulah yang patut diawasi. Desain biaya yang elegan memang penting, tetapi perilaku pengguna yang menentukan apakah model tersebut akan berkembang.
#TermMax @TermMax
Angka judul itu bisa menyesatkan. Jika tingkat bunga APR pinjaman adalah 10%, maka biaya protokol 2% bukanlah 2% dari pokok — melainkan 2% dari lapisan bunga. Pada posisi satu tahun, itu kira-kira menjadi 0,20% dari nilai notional. Untuk pinjaman 30 hari, biayanya bahkan lebih kecil karena bunga yang timbul lebih rendah.
Itu mengubah cara saya memandang TermMax. Pertanyaan utamanya bukan apakah biayanya tampak tinggi atau rendah, melainkan apakah pengguna menghargai utang yang dapat diprediksi cukup untuk menerima jatuh tempo tetap, fleksibilitas yang lebih rendah, dan pengelolaan rollover.
Pinjaman $1.000 dan pinjaman $1M mungkin menghadapi tingkat yang sama, tetapi menghasilkan pendapatan biaya yang sangat berbeda. Persentasenya sama, tetapi ekonomi sistemnya sangat berbeda.
Agar adil, pinjaman dengan suku bunga tetap memang menyelesaikan masalah koordinasi yang nyata. Namun penetapan harga yang lebih rapi tidak otomatis berarti permintaan yang lebih kuat. Jika pasar menjadi volatil dan peminjam menginginkan likuiditas yang lebih fleksibel, apakah mereka akan tetap menggunakan TermMax, atau hanya memakainya ketika kepastian lebih penting daripada opsi?
Bagian itulah yang patut diawasi. Desain biaya yang elegan memang penting, tetapi perilaku pengguna yang menentukan apakah model tersebut akan berkembang.
#TermMax @TermMax