Perspektif short pada “tiga standar”: air terjun belum berhenti, pantulan semuanya kosong

$H : penurunan pelan yang tak henti, bidik titik terendah sebelumnya
Penurunan berlanjut, masih ada ruang turun dua kali lipat dari titik terendah sebelumnya. Setelah tren ditembus + tanpa ada penyerapan yang valid, pihak beruang mengendalikan ritme dengan kuat. Strategi: pantulan = tambah short, short terus sampai puas, stop loss set 0,1 di atas, jika menembus maka stop loss geser untuk mengikuti.

$BTW : jarum volume besar -60%, perbaikan tak mungkin
Jarum tunggal menghantam menembus hingga 60%, pergantian tangan (turnover) sangat besar berarti dana yang terjebak cukup dalam. Probabilitas pembalikan tipe V sangat rendah. Koin yang jatuh deras setelah jarum menghantam umumnya pada setiap pantulan menjadi jendela untuk distribusi (sell-off) kedua. Strategi: pada setiap gelombang pantulan buka short, stop loss 0,5, jangan kejar pantulan, jangan tangkap “pisau terbang”.

$ACE : koin “jatuh bangkrut”, bebas saja untuk di-short
Kalau koin “妖币” sudah fase surut (likuiditas dan minat turun), itu membunuh popularitas dan likuiditas sekaligus; “phoenix yang jatuh tak lebih baik daripada ayam”. Kanal penurunan masih utuh, sedangkan pantulan kurang didukung dana untuk estafet. Strategi: buka short saat pantulan, lakukan short bergulir (rolling), stop loss 0,23, selama tren turun belum rusak jangan tergesa-gesa membalik posisi ke long.

Logika yang sama
Ketiganya sama-sama termasuk struktur bear khas: “penurunan bertendensi + setiap pantulan langsung ditelan oleh tekanan jual”. Hukum besi short: jangan mengejar short di posisi terendah, hanya masuk saat pantulan sudah tidak bertenaga, dan stop loss harus dijalankan dengan ketat.