Semakin saya melihat Range Orders milik @TermMax , semakin saya mempertanyakan gagasan tentang satu tingkat pinjaman.

Misalkan saya bersedia meminjamkan $100K pada 8%.

Apakah saya benar-benar akan memberi harga pada $900K berikutnya dari likuiditas saya dengan 8% yang sama?

Mungkin tidak.

Semakin besar modal saya yang terkomitmen, semakin saya harus memikirkan konsentrasi, likuiditas, dan apa lagi yang dapat dilakukan oleh modal tersebut. Jadi bagi saya, bagian yang menarik dari Range Order bukan sekadar bahwa saya bisa memilih suatu tingkat.

Melainkan saya bisa membuat tingkat saya berubah ketika lebih banyak dari likuiditas saya diambil.

Itu terasa lebih dekat dengan cara modal benar-benar diberi harga.

$100K pertama bisa jadi relatif murah. Jika pasar menginginkan $400K lagi, mungkin tingkat pengembalian yang saya perlukan bergerak lebih tinggi. Alih-alih menempatkan lima order berbeda untuk mengekspresikan preferensi itu, kurva itu sendiri dapat menanganinya.

Tapi ada juga trade-off di sini.

Order yang lebih ekspresif memberi penyedia likuiditas lebih banyak kontrol, tetapi itu juga berarti lebih banyak tanggung jawab untuk memutuskan di mana kurva tersebut seharusnya berada.

Dan itu membuat saya bertanya:

Apakah kita sedang bergerak dari pasar di mana likuiditas memiliki satu harga, ke pasar di mana likuiditas itu sendiri dapat memiliki strategi penetapan harga?

Itu terasa seperti perubahan yang jauh lebih besar daripada sekadar menambahkan tipe order lain.

#termmax @TermMax