Lonjakan Bitcoin (BTC) mendekati $70.000 dimulai dengan pergeseran di pasar obligasi AS sebelum arus masuk ETF, dan ketika likuidasi short dipaksa, pergerakan itu berubah menjadi reli kripto yang tajam.
Pemicu pertama datang dari keputusan Departemen Keuangan AS untuk meningkatkan pembelian obligasi untuk tenor panjang.
Departemen tersebut mengambil langkah untuk setidaknya menggandakan ukuran operasi dukungan likuiditas untuk utang Treasury 10 hingga 30 tahun, dengan menaikkan ukuran operasi dari $2 miliar menjadi setidaknya $4 miliar mulai 9 Sep dan berlangsung hingga 4 Nov.
Hal itu penting karena imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang sempat mendapat tekanan setelah imbal hasil tenor 30 tahun menyentuh level tertingginya sejak 2007.
Saat ekspansi buyback diumumkan, imbal hasil turun, dolar melemah dan selera risiko membaik di seluruh pasar. Imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun turun ke sekitar 4,64% dari 4,71% pada akhir Selasa, menciptakan latar yang lebih ramah bagi aset seperti Bitcoin.
Pergerakan Kementerian Keuangan Lebih Dulu Menghantam Pasar
Reli ini tidak disebabkan oleh Federal Reserve yang memulai kembali quantitative easing. Buyback obligasi pemerintah melibatkan pembelian kembali surat utang pemerintah yang sudah ada untuk mendukung likuiditas di pasar obligasi. Itu bukan program pencetakan uang oleh The Fed.
Namun, waktunya sangat kuat. Bitcoin bergerak setelah reaksi pasar obligasi, bukan sebelumnya. Imbal hasil jangka panjang yang lebih rendah mengurangi daya tarik relatif utang pemerintah dan membantu mendorong para trader kembali ke aset berisiko.
Bitcoin menembus di atas $68.000 untuk pertama kalinya sejak Juni karena investor merespons pergerakan Kementerian Keuangan dan perbaikan kondisi pasar secara lebih luas.
Short Seller Dipaksa Kejar-Ketinggalan
Setelah Bitcoin menembus lebih tinggi, positioning membuat pergerakannya menjadi lebih ganas.
Pedagang yang memposisikan diri untuk bertaruh melawan Bitcoin dipaksa untuk menutup posisi ketika harga naik. Itu menciptakan pembelian paksa, yang membantu mengubah reli yang dipicu faktor makro menjadi lonjakan harga yang lebih tajam di dekat $70.000.
Pergerakan ini juga terjadi saat permintaan ETF spot kripto terus mendukung pasar yang lebih luas.
Vladimir Tikhomirov, Co-Founder perusahaan infrastruktur DeFi Algebra, mengatakan data terbaru arus masuk ETF spot kripto AS menunjukkan permintaan institusional terus bertumbuh.
Baca Juga: ChatGPT untuk Remaja Diluncurkan dengan Perlindungan Baru yang Berani
“Data terbaru mengenai arus masuk ETF spot kripto AS menjadi bukti tambahan tentang bagaimana permintaan institusional terhadap aset kripto terus tumbuh secara stabil,” kata Tikhomirov. “Dan sebagai titik masuk utama ke industri ini, Bitcoin—tidak mengherankan—terus menarik porsi terbesar modal.”
Ia mengatakan arus masuk ke Ethereum (ETH) juga menunjukkan pergeseran yang lebih luas dalam cara investor mendekati sektor tersebut.
“Mereka tidak memandang kripto sebagai aset investasi alternatif. Mereka belajar melihat blockchain sebagai infrastruktur keuangan yang nyata,” kata Tikhomirov.
Aliran ETF Menambah Lapisan Kedua
Implikasi yang lebih luas adalah pergerakan Bitcoin ini bukan hanya soal satu pengumuman dari Kementerian Keuangan. Pasar obligasi yang membuka peluang, tetapi arus masuk ETF dan positioning kripto memperkuat reli tersebut.
Tikhomirov mengatakan arus masuk ke aset seperti Ethereum, XRP, Solana (SOL) dan Chainlink (LINK) menunjukkan investor memperluas posisi mereka di luar eksposur Bitcoin dan melakukan positioning di infrastruktur blockchain.
“Ketika tokenisasi mendapat daya tarik yang lebih besar dan lebih banyak RWA berpindah ke jalur blockchain, menjadi semakin penting untuk mendapatkan eksposur ke jaringan yang menggerakkan seluruh ekosistem ini,” katanya.
Untuk Bitcoin, uji berikutnya adalah apakah pasar bisa mempertahankan reli setelah short squeeze mereda. 9 September kini penting karena saat itulah operasi buyback Kementerian Keuangan yang diperluas mulai berjalan.
Jika imbal hasil jangka panjang tetap terkendali dan permintaan ETF terus berlanjut, kombinasi yang mendorong Bitcoin menuju $70.000 bisa terus mendukung pasar.
Baca Berikutnya: Anthropic Mungkin Bertransaksi Musim Gugur Ini dalam IPO Terbesar yang Pernah Dicoba—Ini yang Harus Berjalan dengan Benar