Yang paling saya takuti bukan produk DeFi itu kompleks, melainkan ia “terlihat tidak rumit”.
TermMax saat ini memberi perasaan seperti itu. Di halaman tersebut, Lend, Borrow, dan Leverage diuraikan dengan cukup jelas. Suku bunga tetap juga mudah dipahami: sebelum meminjam sudah tahu biayanya, sebelum menyimpan sudah tahu hasilnya. Namun ketika uang sudah benar-benar dimasukkan, hal-hal yang perlu dipahami pengguna biasa tiba-tiba menjadi jauh lebih banyak—mulai dari tanggal jatuh tempo, LTV, garis likuidasi, likuiditas aset jaminan, FT/GT, serta apa yang harus dilakukan sebelum jatuh tempo: menutup posisi, memperpanjang (roll), atau terus memegangnya.
Hal paling khas adalah bahwa @TermMax sendiri sempat mengingatkan khusus beberapa waktu lalu: pengguna yang lupa mengelola posisi sebelum jatuh tempo akhirnya langsung dilikuidasi. Pihak resmi juga mengingatkan bahwa posisi bisa di-Roll ke tenor bulan Agustus atau September.
Saya melihat ini sebenarnya agak tidak bisa menahan diri.
Kalau bahkan orang yang sudah bersedia meminjam on-chain pun bisa dilikuidasi karena “lupa tanggal jatuh tempo”, maka masalahnya tidak bisa sepenuhnya disalahkan pada kelalaian pengguna. Nilai jual produk dengan suku bunga tetap memang “kepastian”. Akhirnya suku bunga sudah pasti, tapi pengguna tetap harus mengingat hari kapan mereka wajib melakukan tindakan—pengalaman seperti ini agak terasa tidak selaras.
Kalau melihat pasar secara spesifik, halaman TermMax akan mencantumkan APY, waktu jatuh tempo, risiko likuidasi, likuiditas saat aset jaminan keluar, dan bahkan pada beberapa market ditulis dengan jelas: jika peminjam gagal bayar dan likuidasi gagal, pemberi pinjaman yang diterima mungkin berupa aset jaminan yang dibagikan secara proporsional, bukan USDC yang dipinjamkan semula.
Informasi ini ada, tetapi “risiko itu ada” benar-benar berbeda dengan “risiko tersebut benar-benar dirasakan oleh pengguna”.
Terutama karena TermMax sudah didorong ke V2, multichain disatukan ke dalam satu App, dan pada 25 Agustus akan masuk ke node TGE. Saya justru merasa yang paling perlu ditambah sekarang bukan lagi satu pintu masuk baru, melainkan membuat hitung mundur jatuh tempo, pengingat yang sangat tegas, jalur roll/perpanjangan, dan penanganan kondisi abnormal dibuat lebih “bodoh-tahan” (lebih mudah dipahami dan dipandu).
Produk yang benar-benar ditujukan untuk pengguna biasa tidak seharusnya menunggu sampai pengguna dilikuidasi dulu baru mengajarkan bahwa ternyata masih bisa di-Roll.
#TermMax $TermMax @TermMax
TermMax saat ini memberi perasaan seperti itu. Di halaman tersebut, Lend, Borrow, dan Leverage diuraikan dengan cukup jelas. Suku bunga tetap juga mudah dipahami: sebelum meminjam sudah tahu biayanya, sebelum menyimpan sudah tahu hasilnya. Namun ketika uang sudah benar-benar dimasukkan, hal-hal yang perlu dipahami pengguna biasa tiba-tiba menjadi jauh lebih banyak—mulai dari tanggal jatuh tempo, LTV, garis likuidasi, likuiditas aset jaminan, FT/GT, serta apa yang harus dilakukan sebelum jatuh tempo: menutup posisi, memperpanjang (roll), atau terus memegangnya.
Hal paling khas adalah bahwa @TermMax sendiri sempat mengingatkan khusus beberapa waktu lalu: pengguna yang lupa mengelola posisi sebelum jatuh tempo akhirnya langsung dilikuidasi. Pihak resmi juga mengingatkan bahwa posisi bisa di-Roll ke tenor bulan Agustus atau September.
Saya melihat ini sebenarnya agak tidak bisa menahan diri.
Kalau bahkan orang yang sudah bersedia meminjam on-chain pun bisa dilikuidasi karena “lupa tanggal jatuh tempo”, maka masalahnya tidak bisa sepenuhnya disalahkan pada kelalaian pengguna. Nilai jual produk dengan suku bunga tetap memang “kepastian”. Akhirnya suku bunga sudah pasti, tapi pengguna tetap harus mengingat hari kapan mereka wajib melakukan tindakan—pengalaman seperti ini agak terasa tidak selaras.
Kalau melihat pasar secara spesifik, halaman TermMax akan mencantumkan APY, waktu jatuh tempo, risiko likuidasi, likuiditas saat aset jaminan keluar, dan bahkan pada beberapa market ditulis dengan jelas: jika peminjam gagal bayar dan likuidasi gagal, pemberi pinjaman yang diterima mungkin berupa aset jaminan yang dibagikan secara proporsional, bukan USDC yang dipinjamkan semula.
Informasi ini ada, tetapi “risiko itu ada” benar-benar berbeda dengan “risiko tersebut benar-benar dirasakan oleh pengguna”.
Terutama karena TermMax sudah didorong ke V2, multichain disatukan ke dalam satu App, dan pada 25 Agustus akan masuk ke node TGE. Saya justru merasa yang paling perlu ditambah sekarang bukan lagi satu pintu masuk baru, melainkan membuat hitung mundur jatuh tempo, pengingat yang sangat tegas, jalur roll/perpanjangan, dan penanganan kondisi abnormal dibuat lebih “bodoh-tahan” (lebih mudah dipahami dan dipandu).
Produk yang benar-benar ditujukan untuk pengguna biasa tidak seharusnya menunggu sampai pengguna dilikuidasi dulu baru mengajarkan bahwa ternyata masih bisa di-Roll.
#TermMax $TermMax @TermMax