Nilai dolar AS baru-baru ini terus melemah. Data PPI bulan Juli yang dirilis pada 14 Agustus lebih rendah dari perkiraan, sehingga semakin melemahkan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga oleh The Fed dalam waktu dekat; indeks dolar AS (DXY) pun langsung turun. Mata uang non-AS umumnya mengalami rebound; dolar Selandia Baru menguat karena didukung ekspektasi terhadap bank sentral yang bersikap lebih hawkish. Dolar yang melemah biasanya menguntungkan komoditas dan aset pasar berkembang, sekaligus menurunkan biaya relatif untuk aset yang dinilai dalam dolar AS. Perlu diperhatikan arah data ekonomi berikutnya. $DXY
Hanya untuk referensi informasi, bukan merupakan nasihat investasi.
Hanya untuk referensi informasi, bukan merupakan nasihat investasi.
