AMM TermMax Memiliki Variable yang Tidak Dimiliki Kebanyakan AMM: Waktu
Suku bunga tetap terdengar seperti sesuatu yang harus tetap tidak berubah. Model Range Order TermMax menunjukkan mengapa intuisi itu tidak lengkap.

Range Order tidak hanya sekadar kumpulan dana antara FT dan XT. Kurvenya diparameterkan oleh APR dan waktu hingga jatuh tempo. Saat jatuh tempo mendekat, model TermMax menyatakan FT meningkat nilainya relatif terhadap XT pada APR yang sama, sehingga kurva harga harus dihitung ulang ketika sebuah transaksi dieksekusi.

Hal itu menciptakan struktur pasar yang tidak biasa:
waktu berlalu

→ hubungan FT/XT berubah
→ kurva AMM dihitung ulang
→ rentang suku bunga yang sama memetakan ke harga token yang berbeda.

Jadi pembuat (maker) bisa memilih di mana likuiditas seharusnya melakukan kuotasi di berbagai rentang APR, tetapi pembuat tidak membekukan nilai tukar token yang mendasarinya selamanya. Jam jatuh tempo terus mengubah preferensi suku bunga itu menjadi permukaan harga baru.

Ini penting karena “fixed-rate” tidak berarti “static-price”. Di TermMax, waktu secara efektif menjadi bagian dari keadaan (state) AMM.

Implikasi orde kedua bahkan lebih menarik: penemuan harga (price discovery) tidak hanya digerakkan oleh likuiditas dan ukuran transaksi. Bahkan tanpa order baru dan tanpa perubahan pada rentang APR yang dipilih, makna ekonomi FT dan XT tetap saling mendekat menuju jatuh tempo.

Itu adalah model mental yang sangat berbeda dari AMM token generik. TermMax tidak sekadar menukar dua aset; TermMax sedang memberi harga klaim-klaim yang hubungannya berubah saat waktu menghilang.

@TermMax #TermMax $RE $TRUMP $SKYAI