Satu atau lebih investor masuk ke dalam sebuah exchange-traded fund yang sangat sensitif terhadap pergerakan imbal hasil obligasi AS jangka panjang pada Selasa, sehari sebelum Departemen Keuangan AS secara tak terduga meningkatkan pembelian kembali utang berdurasi panjang, menurut Bloomberg.
Langkah tersebut terjadi sebelum pengumuman memicu reli di pasar obligasi.
