DRAM sekarang sekitar 55u. Kesimpulan dulu—tahan dulu, tunggu arah. Data dari sisi bullish dan bearish malah saling banting, saya tidak turun tangan membantu pasar mengambil keputusan.
Dari luar terlihat cukup tenang, dalam 24 jam hampir tidak bergerak, harga masih menggosok di dalam rentang kotak 53.7 sampai 57.5. Tapi pada time frame 4 jam dan daily, semuanya masih menekan ke bawah. Harga juga berada di bawah dua garis rata-rata (moving average), sehingga tren jangka pendek belum berbalik.
Yang menarik: di sisi “paus” justru sedang menambah posisi. Dalam 7 jam terakhir, rasio akun paus untuk long vs short naik lebih dari 5 poin, dan rasio posisi long vs short langsung bertambah 12 poin. Dua-duanya masih didominasi long sekitar 60–70%. Jumlah kepemilikan (open interest/holding volume) juga ikut pulih lebih dari 7 poin.
Tapi masalahnya ada di sini: uang masuk, tapi harga tidak ikut naik. Pada transaksi yang bersifat “agresif” (active trading), order beli hanya sekitar 40% lebih, sedangkan order jual menekan order beli. Dalam 7 jam terakhir, volume buy agresif juga ikut dipotong hampir 30%. Di order book, order beli juga lebih tipis daripada order jual. Intinya, long sedang menumpuk, tapi tekanan jual belum keluar—dua pihak sama-sama tidak mau mengalah.
Intinya begini: leverage sudah turun 17 poin dalam sehari, lalu pelan-pelan ditumpuk kembali. Sekarang di area 55, semua didominasi long baru yang “mengunci” diri dengan penjual di order book. Selama arah belum dipilih, saya yang sudah berpengalaman ini dulu pegang uang dan menonton.
Fokus pada satu hal: apakah long baru ini bisa mendorong harga kembali ke atas moving average, dan apakah volume buy agresif bisa tersambung/berkelanjutan. Kalau tersambung baru lihat long. Kalau tidak, long akan dipaksa menghadapi tekanan jual yang menumpuk. Sekarang, ya tunggu dana yang memilih.
#dram $DRAM
Dari luar terlihat cukup tenang, dalam 24 jam hampir tidak bergerak, harga masih menggosok di dalam rentang kotak 53.7 sampai 57.5. Tapi pada time frame 4 jam dan daily, semuanya masih menekan ke bawah. Harga juga berada di bawah dua garis rata-rata (moving average), sehingga tren jangka pendek belum berbalik.
Yang menarik: di sisi “paus” justru sedang menambah posisi. Dalam 7 jam terakhir, rasio akun paus untuk long vs short naik lebih dari 5 poin, dan rasio posisi long vs short langsung bertambah 12 poin. Dua-duanya masih didominasi long sekitar 60–70%. Jumlah kepemilikan (open interest/holding volume) juga ikut pulih lebih dari 7 poin.
Tapi masalahnya ada di sini: uang masuk, tapi harga tidak ikut naik. Pada transaksi yang bersifat “agresif” (active trading), order beli hanya sekitar 40% lebih, sedangkan order jual menekan order beli. Dalam 7 jam terakhir, volume buy agresif juga ikut dipotong hampir 30%. Di order book, order beli juga lebih tipis daripada order jual. Intinya, long sedang menumpuk, tapi tekanan jual belum keluar—dua pihak sama-sama tidak mau mengalah.
Intinya begini: leverage sudah turun 17 poin dalam sehari, lalu pelan-pelan ditumpuk kembali. Sekarang di area 55, semua didominasi long baru yang “mengunci” diri dengan penjual di order book. Selama arah belum dipilih, saya yang sudah berpengalaman ini dulu pegang uang dan menonton.
Fokus pada satu hal: apakah long baru ini bisa mendorong harga kembali ke atas moving average, dan apakah volume buy agresif bisa tersambung/berkelanjutan. Kalau tersambung baru lihat long. Kalau tidak, long akan dipaksa menghadapi tekanan jual yang menumpuk. Sekarang, ya tunggu dana yang memilih.
#dram $DRAM