Saya sedang meneliti model dengan tingkat tetap, dan sesuatu tentang AMM Range Order milik @TermMax benar-benar menarik perhatian saya: masalah yang lebih sulit bukanlah menetapkan tingkatnya, melainkan membangun likuiditas di sekitarnya.
Spot AMM dirancang untuk harga yang terus bergerak. Pasar dengan tingkat tetap berbeda karena jatuh tempo menjadi bagian dari transaksi, sehingga logika AMM yang biasa tidak bisa masuk dengan rapi.
Order book bisa menangani tingkat yang presisi, tetapi mereka membutuhkan pembeli dan penjual untuk bertemu pada syarat yang tepat. Di pasar yang lebih tipis, hal itu bisa membuat likuiditas yang berguna justru menganggur.
Di sinilah tingkat tetap menjadi rumit.
TermMax mengambil pendekatan lain dengan FT dan XT, memisahkan klaim pokok dari kewajiban bunga. AMM Range Order-nya kemudian menempatkan likuiditas di seluruh interval tingkat yang ditentukan.
Detail ini penting karena likuiditas tidak harus berperilaku seolah setiap transaksi berada pada satu kurva kontinu. Rentang yang berbeda dapat merespons kondisi pasar yang berbeda.
Namun saya tidak akan menganggap ini sebagai peningkatan gratis. Manajemen rentang menambah kompleksitasnya sendiri, dan penempatan yang kurang tepat masih bisa membuat likuiditas tidak efisien atau terekspos.
Karena itu, mungkin lebih cocok untuk peserta yang memahami tingkat, jatuh tempo, dan penempatan likuiditas dengan lebih baik daripada pengguna kasual.
Yang masih saya pantau adalah apakah arsitektur ini dapat membuat pasar dengan tingkat tetap lebih mudah untuk diskalakan tanpa sekadar memindahkan kompleksitas ke tempat lain. #TermMax
#termmax @TermMax
$BTW
$RICE
$RE
Spot AMM dirancang untuk harga yang terus bergerak. Pasar dengan tingkat tetap berbeda karena jatuh tempo menjadi bagian dari transaksi, sehingga logika AMM yang biasa tidak bisa masuk dengan rapi.
Order book bisa menangani tingkat yang presisi, tetapi mereka membutuhkan pembeli dan penjual untuk bertemu pada syarat yang tepat. Di pasar yang lebih tipis, hal itu bisa membuat likuiditas yang berguna justru menganggur.
Di sinilah tingkat tetap menjadi rumit.
TermMax mengambil pendekatan lain dengan FT dan XT, memisahkan klaim pokok dari kewajiban bunga. AMM Range Order-nya kemudian menempatkan likuiditas di seluruh interval tingkat yang ditentukan.
Detail ini penting karena likuiditas tidak harus berperilaku seolah setiap transaksi berada pada satu kurva kontinu. Rentang yang berbeda dapat merespons kondisi pasar yang berbeda.
Namun saya tidak akan menganggap ini sebagai peningkatan gratis. Manajemen rentang menambah kompleksitasnya sendiri, dan penempatan yang kurang tepat masih bisa membuat likuiditas tidak efisien atau terekspos.
Karena itu, mungkin lebih cocok untuk peserta yang memahami tingkat, jatuh tempo, dan penempatan likuiditas dengan lebih baik daripada pengguna kasual.
Yang masih saya pantau adalah apakah arsitektur ini dapat membuat pasar dengan tingkat tetap lebih mudah untuk diskalakan tanpa sekadar memindahkan kompleksitas ke tempat lain. #TermMax
#termmax @TermMax
$BTW
$RICE
$RE
