#termmax @TermMax
Dalam DeFi, suku bunga hanya setengah dari persamaan.
Waktu sama pentingnya.
Jujur saja, TermMax dibangun di sekitar pasar berjatuh tempo tetap, artinya setiap pinjaman memiliki tanggal akhir yang jelas. Peminjam memilih agunan, menentukan pasar dan tenor, mengunci suku bunga pinjaman, lalu menerima aset yang dipinjam, kemudian melunasi pokok plus bunga yang disepakati hingga jatuh tempo.
Mengapa itu penting bagi pengguna?
Karena itu mengubah kewajiban yang terbuka menjadi sesuatu yang benar-benar bisa direncanakan oleh pengguna.
Bayangkan meminjam USDC dengan menjaminkan suatu aset. Pada protokol dengan suku bunga mengambang, biaya pinjaman Anda bisa berubah sementara posisi masih terbuka. Dengan TermMax, suku bunga dan jatuh tempo ditetapkan saat Anda masuk. Itu memberi Anda gambaran yang lebih jelas tentang berapa modal yang dibutuhkan ketika posisi berakhir.
Sisi pemberi pinjaman juga tersusun secara berbeda.
TermMax menggunakan Fixed-Rate Tokens, atau FT, yang bekerja mirip seperti instrumen zero-coupon. Pemberi pinjaman membeli FT di bawah nilai nominal dan dapat menebusnya saat jatuh tempo, sehingga menghasilkan imbal hasil tetap yang ditentukan sejak awal.
Jatuh tempo tetap penting untuk manajemen risiko. Jika nilai agunan turun hingga melewati ambang likuidasi, likuidasi dapat terjadi. Kegagalan melakukan pembayaran pada saat jatuh tempo juga dapat memicu prosedur likuidasi.
Itulah yang membuat TermMax menarik bagi saya.
Ini bukan sekadar menetapkan suku bunga.
Ini adalah menetapkan suku bunga yang jelas, durasi yang jelas, dan titik penyelesaian yang jelas di sekitar pinjaman berbasis on-chain.
Dan struktur itu bisa menjadi semakin penting seiring kematangan layanan pinjam-meminjam di DeFi.
Menurut Anda, apa keunggulan terbesar dari model pinjaman berjatuh tempo tetap milik TermMax?
@TermMax #TermMax
Dalam DeFi, suku bunga hanya setengah dari persamaan.
Waktu sama pentingnya.
Jujur saja, TermMax dibangun di sekitar pasar berjatuh tempo tetap, artinya setiap pinjaman memiliki tanggal akhir yang jelas. Peminjam memilih agunan, menentukan pasar dan tenor, mengunci suku bunga pinjaman, lalu menerima aset yang dipinjam, kemudian melunasi pokok plus bunga yang disepakati hingga jatuh tempo.
Mengapa itu penting bagi pengguna?
Karena itu mengubah kewajiban yang terbuka menjadi sesuatu yang benar-benar bisa direncanakan oleh pengguna.
Bayangkan meminjam USDC dengan menjaminkan suatu aset. Pada protokol dengan suku bunga mengambang, biaya pinjaman Anda bisa berubah sementara posisi masih terbuka. Dengan TermMax, suku bunga dan jatuh tempo ditetapkan saat Anda masuk. Itu memberi Anda gambaran yang lebih jelas tentang berapa modal yang dibutuhkan ketika posisi berakhir.
Sisi pemberi pinjaman juga tersusun secara berbeda.
TermMax menggunakan Fixed-Rate Tokens, atau FT, yang bekerja mirip seperti instrumen zero-coupon. Pemberi pinjaman membeli FT di bawah nilai nominal dan dapat menebusnya saat jatuh tempo, sehingga menghasilkan imbal hasil tetap yang ditentukan sejak awal.
Jatuh tempo tetap penting untuk manajemen risiko. Jika nilai agunan turun hingga melewati ambang likuidasi, likuidasi dapat terjadi. Kegagalan melakukan pembayaran pada saat jatuh tempo juga dapat memicu prosedur likuidasi.
Itulah yang membuat TermMax menarik bagi saya.
Ini bukan sekadar menetapkan suku bunga.
Ini adalah menetapkan suku bunga yang jelas, durasi yang jelas, dan titik penyelesaian yang jelas di sekitar pinjaman berbasis on-chain.
Dan struktur itu bisa menjadi semakin penting seiring kematangan layanan pinjam-meminjam di DeFi.
Menurut Anda, apa keunggulan terbesar dari model pinjaman berjatuh tempo tetap milik TermMax?
@TermMax #TermMax
Predictable borrowing cost
80%
Better capital planning
0%
Fixed yield opportunities
0%
More structured DeFi
20%
5 Voting • Voting ditutup
