#termmax @TermMax Apakah Anda akan merasa nyaman dengan sebuah token di mana 80% dari total pasokan masih ditahan penerbit?
Saya memikirkan hal ini ketika membaca paper putih MiCA @TermMax .
TMX memiliki batas maksimum pasokan tetap yaitu 1 miliar token.
Namun, paper putih menyebutkan bahwa 80% ditahan oleh penerbit, mencakup alokasi tim, penasihat, dan ekosistem sesuai struktur vesting yang disebutkan.
Angka itu langsung menarik perhatian saya.
Karena konsentrasi kepemilikan tidak otomatis baik atau buruk.
Yang penting adalah bagaimana token tersebut divesting, kapan token tersebut menjadi tersedia, dan seberapa besar pengaruh tata kelola (governance) yang pada akhirnya dapat diwakilinya.
Anggap saja seperti memberi sebagian besar tiket kepada kelompok kecil, tetapi tiket tersebut dikunci dari waktu ke waktu.
Mereka mungkin memiliki kepemilikan yang signifikan.
Namun belum tentu mereka bisa menggunakan semuanya sekaligus.
TermMax juga mengakui sisi lain dari persamaan ini: ketika governance semakin berpindah ke on-chain, kepemilikan token yang terkonsentrasi dapat memungkinkan kelompok pemegang yang lebih kecil mendapatkan kekuatan suara yang besar.
Itulah trade-off yang menarik bagi saya.
Vesting yang panjang = potensi keselarasan jangka panjang yang lebih kuat.
Konsentrasi yang tinggi = potensi risiko governance yang lebih tinggi.
Jadi pertanyaan pentingnya bukan sekadar:
“Apakah 80% terlalu banyak yang ditahan?”
Melainkan apakah proses vesting dan desentralisasi dapat secara bertahap mengubah konsentrasi itu menjadi keselarasan jangka panjang yang benar-benar nyata.
Jika Anda menilai TMX, apa yang akan Anda fokuskan terlebih dahulu?
1. Jadwal vesting
2. Distribusi governance di masa depan
3. Pertumbuhan pasokan yang beredar
4. Ketiganya sekaligus
$BTW $HEMI $BR