💱 Dolar melemah terhadap sekeranjang mata uang utama seiring meredanya gelombang aksi jual yang melanda obligasi pemerintah AS, sementara para investor menantikan rilis risalah pertemuan terbaru Dewan Federal Reserve AS pada Rabu mendatang untuk mencari petunjuk terkait arah suku bunga

📉 Indeks dolar, yang mengukur kinerja mata uang AS terhadap enam mata uang utama, turun sekitar 0,81% menjadi 98,847

💶 Euro menguat sekitar 0,84% menjadi 1,1671 dolar dan mencetak level tertinggi dalam lebih dari dua bulan

💷 Poundsterling naik sekitar 0,60% menjadi 1,361 dolar setelah data menunjukkan inflasi di Inggris pada Juli meningkat sesuai ekspektasi

💴 Sementara itu, yen Jepang menguat terhadap mata uang AS, sehingga dolar turun sekitar 0,76% menjadi 158,40 yen, setelah mata uang Jepang melepas sebagian besar kenaikannya yang dipicu intervensi otoritas, namun tetap menjauh dari level 160 yen per dolar yang dipantau ketat pasar

📊 Gelombang aksi jual pada obligasi pemerintah AS sedikit mereda, imbal hasil obligasi tenor 10 tahun turun menjadi 4,696%, dan imbal hasil obligasi tenor 30 tahun turun menjadi 5,283% setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak sekitar 20 tahun
#dollar