#termmax @TermMax

Awalnya saya mengira bagian yang paling menarik dari @TermMax hanyalah tarif tetapnya. Namun ketika saya melihat lebih jauh desain order-nya, penjelasan itu terasa kurang lengkap.

Kebanyakan pasar pinjaman membiarkan utilitas menentukan tarif. Permintaan naik, likuiditas di kolam menjadi lebih ketat, lalu sebuah rumus menyesuaikan harga.

TermMax memindahkan lebih banyak keputusan itu ke tangan pasar. Pemberi pinjaman dan peminjam memasang order berbasis rentang di sekitar tarif dan jatuh tempo tertentu, kemudian order tersebut dicocokkan.

Hal itu saja sudah mengubah cara saya memandang “tetap.”
Tapi detail yang lebih kecil lagi yang justru membuat saya terpaku.
Order berbasis rentang tidak selalu berarti satu tarif yang benar-benar flat. Bagian-bagian berbeda dari order yang sama bisa berada pada titik yang berbeda di kurva harga. Jadi tingkat (rate) yang Anda terima bisa bergantung pada di mana pengisian (fill) Anda terjadi, serta seberapa banyak order itu sudah dikonsumsi sebelumnya.

Saya tidak melihat ini sebagai ketidakpastian. Kurvanya didefinisikan terlebih dahulu.
Yang berubah adalah pentingnya eksekusi.
Seorang taker bukan hanya memilih apakah tarif yang ditampilkan terlihat menarik. Mereka juga masuk pada titik tertentu dalam sebuah order yang sedang bergerak melewati likuiditas yang tersedia.

Jadi, riwayat eksekusi menjadi bagian dari konteks penetapan harga.
Itu tampak mudah diabaikan, terutama saat berpikir tentang pasar tarif tetap dari kejauhan.

Mungkin pertanyaan yang lebih berguna bukan sekadar “berapa tarif tetapnya?”
Melainkan: di bagian mana dari kurva saya benar-benar mendapatkannya, dan apa yang berubah sebelum saya sampai di sana?

#TermMax @TermMax