Kementerian Keuangan Amerika Serikat mengumumkan bahwa pihaknya akan melipatgandakan volume beberapa operasi repo untuk surat utang pemerintah berjangka panjang, dari US$ 2 miliar menjadi setidaknya US$ 4 miliar per operasi.
Langkah ini bertujuan meningkatkan likuiditas pasar setelah imbal hasil obligasi Treasury 30 tahun mencapai level tertinggi sejak 2007. Dengan pengumuman tersebut, imbal hasil obligasi menurun, dolar melemah, dan futures S&P 500 serta Nasdaq bereaksi positif.
Turunnya suku bunga jangka panjang juga menguntungkan Bitcoin dan mendorong emas kembali di atas US$ 4.500.
Meskipun ada sedikit lega, pembelian kembali tidak berarti pemotongan suku bunga atau putaran baru pencetakan uang. Ini adalah intervensi dari Kementerian Keuangan untuk menstabilkan perdagangan surat berharga, sementara pasar menunggu risalah rapat Federal Reserve untuk menilai langkah-langkah berikutnya dari kebijakan moneter.
