Jujur saja, pagi-pagi bangun terus scroll sampai bab pendanaan TermMax, sekilas pandang pun saya nggak terlalu merasa apa-apa. Sekarang proyek infrastruktur apa pun di pasar bisa dikumpulkan sampai level jutaan, 6,8 juta? Itu mah seperti uang receh.
Rencana besarnya gimana? Kenapa BTC naiknya lambat?
Tapi kalau dipikir-pikir, lead investornya Cumberland DRW—rasanya langsung berubah.
Udah lama ngeliat industri ini, kamu harus paham satu logika: uang dari market maker itu nggak pernah dikasih cuma-cuma. Itu membawa atribut “saham sumber daya”. Cumberland di belakangnya ngelink ke apa? Ke pintu masuk likuiditas dari institusi Tier1 tradisional—para bos yang tiap hari mengawasi aset tradisional, pengin masuk dunia kripto, tapi risih karena slippage-nya terlalu tinggi. Mereka turun tangan sendiri jadi lead investor; menurutku bukan semata-mata buat cari uang dari unlock token yang itu-itu saja, lebih mirip beli “tiket VIP” untuk masuk ke jalur dengan fixed rate.
Kenapa saya bilang begitu? Lihat saja mainnet TermMax jalan setahun: TVL tembus 90 juta, nyilang 10 chain, dan daily active users sampai lebih dari 170 ribu. Data itu memang cukup gagah di pasar bearish, tapi saya lebih peduli sama “uji pergantian tangan” setelah TGE. Para saudara yang lagi panen poin di periode itu—itu benar user atau cuma belalang? Setelah 25 Agustus, dalam seminggu pada pada keliatan aslinya.
Balik lagi ke produknya sendiri. Soal fixed rate, saya dari dulu merasa itu kebutuhan yang paling mendasar di DeFi. Kalau kamu minta sebuah institusi tiap tahun megang puluhan juta dolar di Aave buat makan bunga mengambang, mereka bisa tidur nyenyak nggak? Buat para konglomerat yang perlu perencanaan dana, mengunci keuntungan lebih awal jauh lebih penting daripada nambah “dua persen” ekstra.
Tapi masalahnya juga ada di sini: Pendle memang berhasil mengunci mindshare pengguna. TermMax mau rebut peluang di mulut harimau, cuma dengan cerita doang nggak cukup—harus lihat apakah Cumberland bisa menghubungkan langsung kedalaman market making ke pool TermMax. Kalau bisa, ini bukan sekadar hubungan investasi. Ini semacam “paket satu keranjang” level bisnis—likuiditas, jalur institusi, model risk control semuanya dikasih. Efek leverage dari 6,8 juta dolar ini bisa digeber jauh berkali-kali.
Jadi strategi saya simpel: tiga hari pertama setelah listing, saya nggak ikut rame. Nanti saat gas fee turun, saat gelombang tekanan jual pertama sudah terserap, saya baru cek betul-betul apakah pendapatan riil protokolnya sanggup menutup biaya insentif.
Ada banyak proyek yang bisa bikin cerita manis, tapi cuma sedikit yang bisa bikin market maker terikat di “kendaraan tempur” sekaligus menjalankan pendapatan riilnya sampai jadi. Yang seperti itu baru layak saya taruh dana besar. #termmax @TermMax
Rencana besarnya gimana? Kenapa BTC naiknya lambat?
Tapi kalau dipikir-pikir, lead investornya Cumberland DRW—rasanya langsung berubah.
Udah lama ngeliat industri ini, kamu harus paham satu logika: uang dari market maker itu nggak pernah dikasih cuma-cuma. Itu membawa atribut “saham sumber daya”. Cumberland di belakangnya ngelink ke apa? Ke pintu masuk likuiditas dari institusi Tier1 tradisional—para bos yang tiap hari mengawasi aset tradisional, pengin masuk dunia kripto, tapi risih karena slippage-nya terlalu tinggi. Mereka turun tangan sendiri jadi lead investor; menurutku bukan semata-mata buat cari uang dari unlock token yang itu-itu saja, lebih mirip beli “tiket VIP” untuk masuk ke jalur dengan fixed rate.
Kenapa saya bilang begitu? Lihat saja mainnet TermMax jalan setahun: TVL tembus 90 juta, nyilang 10 chain, dan daily active users sampai lebih dari 170 ribu. Data itu memang cukup gagah di pasar bearish, tapi saya lebih peduli sama “uji pergantian tangan” setelah TGE. Para saudara yang lagi panen poin di periode itu—itu benar user atau cuma belalang? Setelah 25 Agustus, dalam seminggu pada pada keliatan aslinya.
Balik lagi ke produknya sendiri. Soal fixed rate, saya dari dulu merasa itu kebutuhan yang paling mendasar di DeFi. Kalau kamu minta sebuah institusi tiap tahun megang puluhan juta dolar di Aave buat makan bunga mengambang, mereka bisa tidur nyenyak nggak? Buat para konglomerat yang perlu perencanaan dana, mengunci keuntungan lebih awal jauh lebih penting daripada nambah “dua persen” ekstra.
Tapi masalahnya juga ada di sini: Pendle memang berhasil mengunci mindshare pengguna. TermMax mau rebut peluang di mulut harimau, cuma dengan cerita doang nggak cukup—harus lihat apakah Cumberland bisa menghubungkan langsung kedalaman market making ke pool TermMax. Kalau bisa, ini bukan sekadar hubungan investasi. Ini semacam “paket satu keranjang” level bisnis—likuiditas, jalur institusi, model risk control semuanya dikasih. Efek leverage dari 6,8 juta dolar ini bisa digeber jauh berkali-kali.
Jadi strategi saya simpel: tiga hari pertama setelah listing, saya nggak ikut rame. Nanti saat gas fee turun, saat gelombang tekanan jual pertama sudah terserap, saya baru cek betul-betul apakah pendapatan riil protokolnya sanggup menutup biaya insentif.
Ada banyak proyek yang bisa bikin cerita manis, tapi cuma sedikit yang bisa bikin market maker terikat di “kendaraan tempur” sekaligus menjalankan pendapatan riilnya sampai jadi. Yang seperti itu baru layak saya taruh dana besar. #termmax @TermMax