$TRUMP
$XAU
Mengapa saham Cogent turun
{prill Communications
Saham Cogent Communications turun 6,2% pada perdagangan sebelum pembukaan pasar setelah analis Sebastiano Bette dari JPMorgan Chase & Co. mengeluarkan penurunan menyeluruh atas rekomendasinya untuk saham tersebut, menurunkannya menjadi "di bawah bobot" dari "netral" serta menurunkan harga target menjadi $9,00 dari $22,00, dengan memperpanjang horizon harga target hingga Desember 2027 alih-alih Desember 2026. Bank tersebut menyebut kuartal keuangan lain yang mengecewakan, laju pemasangan jaringan optik (Wave) yang lebih lambat dari perkiraan, serta berlanjutnya penurunan pendapatan akibat berakhirnya kontrak jalur kabel warisan dari Sprint sebagai alasan utama untuk mengambil sikap yang lebih pesimistis.
Selain itu, JPMorgan Chase & Co. menyoroti kekhawatiran serius terkait neraca, dengan menekankan peningkatan rasio leverage bersih menjadi 6,75 kali, arus kas bebas yang negatif, serta tidak adanya jalur yang jelas untuk mencapai target perusahaan yang diumumkan sebesar 4,0 kali meski dengan mempertimbangkan penjualan aset tambahan. Bank menilai pemicu berupa pendapatan dari pusat data—yang sebelumnya menjadi pilar utama dalam argumen positif—#FOMCWatch #USDieselMarginsTopRecord$100ABarrel #USStorageStocksExtendLosses #US30YearYieldHitsHighestSince2002
$XAU
Mengapa saham Cogent turun
{prill Communications
Saham Cogent Communications turun 6,2% pada perdagangan sebelum pembukaan pasar setelah analis Sebastiano Bette dari JPMorgan Chase & Co. mengeluarkan penurunan menyeluruh atas rekomendasinya untuk saham tersebut, menurunkannya menjadi "di bawah bobot" dari "netral" serta menurunkan harga target menjadi $9,00 dari $22,00, dengan memperpanjang horizon harga target hingga Desember 2027 alih-alih Desember 2026. Bank tersebut menyebut kuartal keuangan lain yang mengecewakan, laju pemasangan jaringan optik (Wave) yang lebih lambat dari perkiraan, serta berlanjutnya penurunan pendapatan akibat berakhirnya kontrak jalur kabel warisan dari Sprint sebagai alasan utama untuk mengambil sikap yang lebih pesimistis.
Selain itu, JPMorgan Chase & Co. menyoroti kekhawatiran serius terkait neraca, dengan menekankan peningkatan rasio leverage bersih menjadi 6,75 kali, arus kas bebas yang negatif, serta tidak adanya jalur yang jelas untuk mencapai target perusahaan yang diumumkan sebesar 4,0 kali meski dengan mempertimbangkan penjualan aset tambahan. Bank menilai pemicu berupa pendapatan dari pusat data—yang sebelumnya menjadi pilar utama dalam argumen positif—#FOMCWatch #USDieselMarginsTopRecord$100ABarrel #USStorageStocksExtendLosses #US30YearYieldHitsHighestSince2002
