Aku terus membaca mekanisme #TermMax karena ada sesuatu tentang angka 2% yang terasa terlalu mudah untuk dinilai😊. Awalnya, aku berpikir, “2% dari apa?” Lalu aku melihat biayanya berada pada bunga, bukan langsung pada pokok pinjaman yang dipinjam. Itu mengubah gambarnya cukup banyak. Pinjaman $1.000 dengan bunga 10% selama setahun menghasilkan bunga $100, jadi 2% dari itu adalah $2. Untuk pinjaman yang lebih singkat, biayanya turun seiring dengan bunga yang diperoleh. Jadi, aku mulai berpikir biaya headline itu hampir tidak memberitahuku apa-apa tanpa mengetahui ukuran pinjaman, suku bunga, durasi, dan aktivitas sebenarnya.

Yang lebih menarik bagiku adalah alasan seseorang menerima suku bunga tetap. Aku bisa memahami daya tariknya: kalau aku tahu biaya pinjamanku, aku bisa merencanakan posisinya tanpa harus menebak ke mana dana bisa bergerak berikutnya. Tapi aku terus kembali ke pemikiran yang sama—menetapkan satu variabel tidak membuat posisi menjadi bisa diprediksi.
Risikonya pasti ada di suatu tempat. Mungkin di jaminan, likuiditas, jatuh tempo, refinancing, atau di leverage dan opsi yang dibangun di sekitar posisi tersebut.

Dan di sinilah aku masih berhati-hati. Desain yang bagus tidak sama dengan permintaan nyata. Aku ingin melihat apa yang dilakukan pengguna saat volatilitas menjadi tidak nyaman. Apakah mereka terus membayar untuk kepastian, atau mereka memilih fleksibilitas?

Bagi aku, itulah pertanyaan TermMax yang sebenarnya.
#termmax @TermMax
$BTW $AKE $MORPHO