2021 年 saya pernah diserang hacker oleh sebuah protokol, namun rasanya seperti membuka dompet dan saldo langsung lenyap—dan sampai sekarang saya masih ingat. Sejak saat itu, saya menilai semua komitmen keamanan dari setiap protokol dengan diskon di kepala. Saya sudah sering melihat laporan audit; hampir setiap proyek yang pernah dibobol sebelumnya punya tumpukan laporan. Baru-baru ini saya menelusuri konfigurasi keamanan TermMax, dan ada beberapa bagian yang ternyata tidak terlalu mirip dengan kebanyakan proyek yang pernah saya lihat.
Pertama, soal audit. Perhatian saya bukan pada audit itu sendiri, tapi pada audit multi-siklus. Setiap kali kontrak mengubah kode, laporan audit sebelumnya menjadi tidak berlaku. Di industri ini terlalu banyak proyek yang memakai laporan audit dari setahun lalu untuk mengesahkan kontrak baru—kode di laporan itu sudah bukan lagi yang benar-benar berjalan di blockchain. Tim yang tetap mau mengeluarkan uang untuk audit berulang setidaknya menunjukkan dua hal: proyek sedang ada progres, dan dananya terjamin. Ini jauh lebih bisa menjelaskan kondisi proyek dibanding sekadar laporan.
Kedua, hadiah bug di Immunefi. Hal ini sifatnya sangat berbeda dari audit. Audit adalah membayar orang untuk memeriksa sekali, lalu selesai. Bounty/imbalan dipasang untuk jangka panjang agar seluruh white-hat hacker di dunia bisa melakukan penetration testing tiap hari untuk Anda. Kalau mereka menemukan masalah, mereka dapat bounty; kalau tidak ada yang menemukan, berarti tidak ada yang lebih paham daripada Anda—begitu asumsi yang dibangun. Penetapan harga untuk bounty sebuah proyek adalah pengumuman terbuka tentang seberapa percaya tim terhadap kode mereka sendiri. Kalau berani memajang harga dan terus menjalankan program seperti itu, itu memberi lebih banyak meyakinkan daripada seratus kalimat “safety first”.
Namun ada dua hal yang harus saya dinginkan. Pertama, bounty justru membuktikan bahwa kontrak mungkin punya celah. Kalau tidak ada celah, tidak perlu menghabiskan uang untuk mencari. Makna bounty adalah menempatkan potensi keuntungan dari penemuan bug secara terang-terangan agar white-hat dan black-hat bisa bersaing melalui tender—ini adalah tindakan pemadaman (止损), bukan kekebalan (免疫). Kedua, keamanan kontrak dan keamanan dana itu tidak pernah hal yang sama. Kontrak yang sudah diaudit tetap bisa bermasalah karena kebocoran kunci privat, manipulasi oracle, atau peretasan front-end. TermMax juga melibatkan routing pendapatan protokol eksternal dan jalur settlement untuk penyerahan barang secara nyata—kompleksitas tiap tahap ini tidak bisa dibereskan hanya dengan beberapa lembar laporan.
Pada akhirnya, apresiasi memang pantas untuk tim yang terus mau mengeluarkan uang untuk keamanan. Tapi mau mengeluarkan uang tidak berarti pasti aman. Uji coba yang benar-benar memakai uang sungguhan selalu terjadi di blockchain. $TMX TGE pada 25 Agustus—TVL dan permukaan serangan akan ikut membesar; nanti saat itulah pressure test yang sesungguhnya.
#termmax @TermMax
Pertama, soal audit. Perhatian saya bukan pada audit itu sendiri, tapi pada audit multi-siklus. Setiap kali kontrak mengubah kode, laporan audit sebelumnya menjadi tidak berlaku. Di industri ini terlalu banyak proyek yang memakai laporan audit dari setahun lalu untuk mengesahkan kontrak baru—kode di laporan itu sudah bukan lagi yang benar-benar berjalan di blockchain. Tim yang tetap mau mengeluarkan uang untuk audit berulang setidaknya menunjukkan dua hal: proyek sedang ada progres, dan dananya terjamin. Ini jauh lebih bisa menjelaskan kondisi proyek dibanding sekadar laporan.
Kedua, hadiah bug di Immunefi. Hal ini sifatnya sangat berbeda dari audit. Audit adalah membayar orang untuk memeriksa sekali, lalu selesai. Bounty/imbalan dipasang untuk jangka panjang agar seluruh white-hat hacker di dunia bisa melakukan penetration testing tiap hari untuk Anda. Kalau mereka menemukan masalah, mereka dapat bounty; kalau tidak ada yang menemukan, berarti tidak ada yang lebih paham daripada Anda—begitu asumsi yang dibangun. Penetapan harga untuk bounty sebuah proyek adalah pengumuman terbuka tentang seberapa percaya tim terhadap kode mereka sendiri. Kalau berani memajang harga dan terus menjalankan program seperti itu, itu memberi lebih banyak meyakinkan daripada seratus kalimat “safety first”.
Namun ada dua hal yang harus saya dinginkan. Pertama, bounty justru membuktikan bahwa kontrak mungkin punya celah. Kalau tidak ada celah, tidak perlu menghabiskan uang untuk mencari. Makna bounty adalah menempatkan potensi keuntungan dari penemuan bug secara terang-terangan agar white-hat dan black-hat bisa bersaing melalui tender—ini adalah tindakan pemadaman (止损), bukan kekebalan (免疫). Kedua, keamanan kontrak dan keamanan dana itu tidak pernah hal yang sama. Kontrak yang sudah diaudit tetap bisa bermasalah karena kebocoran kunci privat, manipulasi oracle, atau peretasan front-end. TermMax juga melibatkan routing pendapatan protokol eksternal dan jalur settlement untuk penyerahan barang secara nyata—kompleksitas tiap tahap ini tidak bisa dibereskan hanya dengan beberapa lembar laporan.
Pada akhirnya, apresiasi memang pantas untuk tim yang terus mau mengeluarkan uang untuk keamanan. Tapi mau mengeluarkan uang tidak berarti pasti aman. Uji coba yang benar-benar memakai uang sungguhan selalu terjadi di blockchain. $TMX TGE pada 25 Agustus—TVL dan permukaan serangan akan ikut membesar; nanti saat itulah pressure test yang sesungguhnya.
#termmax @TermMax