Saya sedang menelusuri TermMax dan jujur saja, tanggal jatuh tempo adalah bagian yang terus saya datangi.

Awalnya, saya melakukan hal yang biasa saya lakukan untuk produk fixed-rate: melihat tingkat bunganya dan bertanya apakah itu cukup menarik. Tapi setelah menghabiskan lebih banyak waktu dengan idenya, saya mulai berpikir bahwa tanggal itu mungkin sama pentingnya.

Itu karena DeFi biasanya melatih saya untuk berpikir dalam istilah tingkat bunga mengambang. Saya bisa masuk ke pasar pinjaman, melihat pergerakan tingkat bunganya, lalu memutuskan nanti apa yang ingin saya lakukan. Dengan TermMax, ada titik spesifik ketika posisi mencapai jatuh tempo. Jadi, tingkat bunga sebenarnya bukan sesuatu yang bisa saya nilai sendiri. Jangka waktunya adalah bagian dari kesepakatan.

Saya juga merasa ini detail yang mudah terlewat. Tingkat bunga tetap bisa terlihat bagus di atas kertas, tetapi jika jatuh tempo tidak sesuai rencana saya, manfaatnya mungkin tidak sebanyak yang terlihat pertama kali. Dan jika saya perlu keluar dari posisi sebelum jatuh tempo, likuiditas menjadi sesuatu yang ingin saya pahami dengan benar, bukan sekadar mengasumsikannya.

Itulah yang membuat desainnya terasa lebih menarik bagi saya. Tanggal jatuh tempo bukan hanya sekadar informasi kecil yang duduk di samping tingkat bunga. Tanggal itu benar-benar mengubah cara saya memikirkan posisi.

Mungkin itulah bagian yang paling diperhatikan orang setelah mereka mulai menggunakan pasar berjangka.

@TermMax #TermMax