Saya terus kembali ke satu pertanyaan saat menjelajahi TermMax: apakah pinjaman dengan suku bunga tetap akhirnya bisa menghapus salah satu masalah terbesar DeFi?
Suku bunga variabel menciptakan ketidakpastian. Posisi yang terlihat menguntungkan hari ini bisa menjadi jauh lebih sulit dikelola ketika biaya pinjaman tiba-tiba berubah.
Itulah sebabnya TermMax menarik perhatian saya. Alih-alih mengejar imbal hasil tertinggi, protokol ini berfokus pada ketentuan pinjam-meminjam yang dapat diprediksi. Lapisan opsi menambahkan dimensi lain, terutama bagi para trader yang ingin mengelola risiko dengan lebih presisi.
Yang saya pantau bukan hanya TVL. Saya lebih memperhatikan apakah para peminjam terus kembali lagi dan apakah pasar dengan suku bunga tetap tetap likuid selama periode volatil.
Idenya masuk akal, tetapi DeFi punya sejarah yang cenderung memberi penghargaan pada fleksibilitas dibanding prediktabilitas.
Mungkin ujian yang sebenarnya bukanlah tingkat bunganya.
Melainkan apakah pengguna cukup menghargai kepastian untuk mengubah perilaku mereka.
#TermMax @TermMax
Suku bunga variabel menciptakan ketidakpastian. Posisi yang terlihat menguntungkan hari ini bisa menjadi jauh lebih sulit dikelola ketika biaya pinjaman tiba-tiba berubah.
Itulah sebabnya TermMax menarik perhatian saya. Alih-alih mengejar imbal hasil tertinggi, protokol ini berfokus pada ketentuan pinjam-meminjam yang dapat diprediksi. Lapisan opsi menambahkan dimensi lain, terutama bagi para trader yang ingin mengelola risiko dengan lebih presisi.
Yang saya pantau bukan hanya TVL. Saya lebih memperhatikan apakah para peminjam terus kembali lagi dan apakah pasar dengan suku bunga tetap tetap likuid selama periode volatil.
Idenya masuk akal, tetapi DeFi punya sejarah yang cenderung memberi penghargaan pada fleksibilitas dibanding prediktabilitas.
Mungkin ujian yang sebenarnya bukanlah tingkat bunganya.
Melainkan apakah pengguna cukup menghargai kepastian untuk mengubah perilaku mereka.
#TermMax @TermMax
