Memindahkan aset dari satu rantai ke rantai lain, kebanyakan orang hanya peduli pada dua hal: cepat atau tidak, dan mahal atau tidak.
Untuk aset sekuritas yang teregulasi, yang benar-benar menentukan justru yang ketiga: setelah dipindahkan, kuncinya ada di tangan siapa.
Cara umum jembatan lintas rantai adalah mengunci aset di rantai asal ke dalam sebuah pool,
kemudian di rantai lain mencetak token representatif (mapping token).
Terlihat seperti aset sudah dipindahkan, padahal sebenarnya orang yang memegang kunci dan penguncinya berganti:
pool dikelola pihak ketiga, ketika kondisi pasar berubah, likuiditas pool yang menanggung,
pool itu sendiri adalah permukaan serangan (attack surface).
Saat Dusk dan NPEX mengintegrasikan Chainlink, mereka memilih jalur yang berbeda.
Mereka menggunakan standar CCT: dibakar di sini, baru dicetak di sana, burn/mint,
tidak ada pool likuiditas pihak ketiga, tidak ada slippage, dan total pasokan token dijaga (konservasi).
DUSK bisa melakukan pemindahan seperti ini antara Ethereum dan Solana, berkat jalur ini.
Yang lebih penting lagi, kendali tidak diserahkan.
Pengumuman resmi secara khusus menyoroti poin ini: penerbit mempertahankan kepemilikan kontrak token,
dan di rantai juga tersedia rate limits yang terprogram serta jalur upgrade.
Jika diterjemahkan ke bahasa lembaga:
lintas rantai adalah pipa, bukan hubungan kustodian.
Asetmu memakai pipa milik siapa, maka kuncinya tetap ada di tanganmu.
Sisi data juga sama.
Harga dalam perdagangan sekuritas tidak bisa mengandalkan tebakan; Dusk dan NPEX memasukkan
Data Streams dari Chainlink,
memberi makan data pasar berlatensi rendah.
DataLink bertanggung jawab memindahkan data resmi NPEX ke atas rantai.
Keraguan yang tersisa juga perlu dibahas:
dalam pengumuman resmi, DataLink hanya menyebutkannya sepintas,
belum diuraikan detail dari mana data NPEX berasal dan bagaimana memastikan kredibilitasnya.
Agar rantai patuh regulasi, data yang disuplai juga harus lebih tepercaya; penjelasan publik untuk kilometer pertama ini masih tertinggal.
#dusk $DUSK @Dusk
Untuk aset sekuritas yang teregulasi, yang benar-benar menentukan justru yang ketiga: setelah dipindahkan, kuncinya ada di tangan siapa.
Cara umum jembatan lintas rantai adalah mengunci aset di rantai asal ke dalam sebuah pool,
kemudian di rantai lain mencetak token representatif (mapping token).
Terlihat seperti aset sudah dipindahkan, padahal sebenarnya orang yang memegang kunci dan penguncinya berganti:
pool dikelola pihak ketiga, ketika kondisi pasar berubah, likuiditas pool yang menanggung,
pool itu sendiri adalah permukaan serangan (attack surface).
Saat Dusk dan NPEX mengintegrasikan Chainlink, mereka memilih jalur yang berbeda.
Mereka menggunakan standar CCT: dibakar di sini, baru dicetak di sana, burn/mint,
tidak ada pool likuiditas pihak ketiga, tidak ada slippage, dan total pasokan token dijaga (konservasi).
DUSK bisa melakukan pemindahan seperti ini antara Ethereum dan Solana, berkat jalur ini.
Yang lebih penting lagi, kendali tidak diserahkan.
Pengumuman resmi secara khusus menyoroti poin ini: penerbit mempertahankan kepemilikan kontrak token,
dan di rantai juga tersedia rate limits yang terprogram serta jalur upgrade.
Jika diterjemahkan ke bahasa lembaga:
lintas rantai adalah pipa, bukan hubungan kustodian.
Asetmu memakai pipa milik siapa, maka kuncinya tetap ada di tanganmu.
Sisi data juga sama.
Harga dalam perdagangan sekuritas tidak bisa mengandalkan tebakan; Dusk dan NPEX memasukkan
Data Streams dari Chainlink,
memberi makan data pasar berlatensi rendah.
DataLink bertanggung jawab memindahkan data resmi NPEX ke atas rantai.
Keraguan yang tersisa juga perlu dibahas:
dalam pengumuman resmi, DataLink hanya menyebutkannya sepintas,
belum diuraikan detail dari mana data NPEX berasal dan bagaimana memastikan kredibilitasnya.
Agar rantai patuh regulasi, data yang disuplai juga harus lebih tepercaya; penjelasan publik untuk kilometer pertama ini masih tertinggal.
#dusk $DUSK @Dusk