Menjalankan aset ke atas blockchain, keputusan pertama yang harus diambil bukan memilih chain mana, melainkan: kustodinya ditaruh di mana.
NPEX dari Belanda berencana memindahkan aset bernilai lebih dari 300 juta euro ke Dusk.
Keputusan yang paling tidak sesuai kebiasaan yang diambilnya adalah: sistem kustodi diletakkan di ruang servernya sendiri.
Tanpa layanan pihak ketiga SaaS untuk kustodi, pengumuman resminya berbicara terus terang:
lembaga yang teregulasi paling takut menyerahkan kontrol atas tech stack,
untuk menghindari risiko yang ditimbulkan oleh kustodi pihak ketiga.
Ini baru sebagian kecil dari keseluruhan rencananya.
Saat NPEX diumumkan pada Maret 2024, slogan besarnya adalah
bursa efek berbasis blockchain pertama di Eropa.
Bursa asal Belanda yang diawasi AFM ini memegang izin MTF,
pernah membantu lebih dari 100 perusahaan kecil-menengah melakukan pendanaan senilai lebih dari 200 juta euro,
dan terhubung dengan lebih dari 17.500 investor.
Modal inilah yang menentukan bahwa setiap langkah saat memindahkan bisnisnya ke chain harus mampu lolos proses peninjauan.
Jadi, kerja sama NPEX dengan Dusk berbeda sepenuhnya dengan pola yang biasa terjadi.
Mencari listing adalah proyek yang menyesuaikan aturan bursa;
NPEX justru memasukkan seluruh logika kepatuhan penerbitan, perdagangan, dan penyelesaian ke dalam lapisan protokol.
Di jaringan lain, kepatuhan adalah sesuatu yang masing-masing aplikasi pasang sendiri-sendiri di layer aplikasi;
di chain ini, kepatuhan tumbuh di dalam protokol.
Ada juga satu poin lain yang sering disamakan:
izin MTF diterbitkan oleh regulator Belanda,
dan apakah bisa dijual di seluruh Uni Eropa bergantung pada implementasi mekanisme “passporting” UE.
Izin adalah tiket masuk,
sedangkan passport adalah “kartu jalan”.
Gelar “yang pertama di Eropa” nilainya bukan pada sorotan,
melainkan pada keyakinan bahwa setiap langkah bisa dikeluarkan untuk mendapatkan persetujuan dari regulator.
#dusk $DUSK @Dusk
NPEX dari Belanda berencana memindahkan aset bernilai lebih dari 300 juta euro ke Dusk.
Keputusan yang paling tidak sesuai kebiasaan yang diambilnya adalah: sistem kustodi diletakkan di ruang servernya sendiri.
Tanpa layanan pihak ketiga SaaS untuk kustodi, pengumuman resminya berbicara terus terang:
lembaga yang teregulasi paling takut menyerahkan kontrol atas tech stack,
untuk menghindari risiko yang ditimbulkan oleh kustodi pihak ketiga.
Ini baru sebagian kecil dari keseluruhan rencananya.
Saat NPEX diumumkan pada Maret 2024, slogan besarnya adalah
bursa efek berbasis blockchain pertama di Eropa.
Bursa asal Belanda yang diawasi AFM ini memegang izin MTF,
pernah membantu lebih dari 100 perusahaan kecil-menengah melakukan pendanaan senilai lebih dari 200 juta euro,
dan terhubung dengan lebih dari 17.500 investor.
Modal inilah yang menentukan bahwa setiap langkah saat memindahkan bisnisnya ke chain harus mampu lolos proses peninjauan.
Jadi, kerja sama NPEX dengan Dusk berbeda sepenuhnya dengan pola yang biasa terjadi.
Mencari listing adalah proyek yang menyesuaikan aturan bursa;
NPEX justru memasukkan seluruh logika kepatuhan penerbitan, perdagangan, dan penyelesaian ke dalam lapisan protokol.
Di jaringan lain, kepatuhan adalah sesuatu yang masing-masing aplikasi pasang sendiri-sendiri di layer aplikasi;
di chain ini, kepatuhan tumbuh di dalam protokol.
Ada juga satu poin lain yang sering disamakan:
izin MTF diterbitkan oleh regulator Belanda,
dan apakah bisa dijual di seluruh Uni Eropa bergantung pada implementasi mekanisme “passporting” UE.
Izin adalah tiket masuk,
sedangkan passport adalah “kartu jalan”.
Gelar “yang pertama di Eropa” nilainya bukan pada sorotan,
melainkan pada keyakinan bahwa setiap langkah bisa dikeluarkan untuk mendapatkan persetujuan dari regulator.
#dusk $DUSK @Dusk