Sesuatu tentang Atomic Orders milik TermMax terus menarikku kembali.
Gagasannya terdengar sederhana: sebelum dana dipinjamkan, likuiditas virtual dapat disebarkan ke beberapa order sehingga modal tidak tersimpan secara terfragmentasi di berbagai tempat.
Tapi bagian yang menariknya bukan hanya efisiensi modal.
Yang lebih penting adalah likuiditas bisa ditempatkan di area yang dibutuhkan tanpa mengharuskan dana yang mendasarinya dipisahkan secara fisik di setiap
order. Itu membuat struktur pasar terasa lebih responsif.
Aku suka desainnya.
Pertanyaan yang terus kupikirkan adalah apakah membuat likuiditas lebih mudah untuk didistribusikan juga membuat struktur order yang mendasarinya lebih sulit dipahami oleh pengguna.
Apakah likuiditas virtual benar-benar menyederhanakan penempatan modal, atau hanya menyembunyikan lebih banyak kompleksitas di baliknya?
@TermMax #TermMax
Gagasannya terdengar sederhana: sebelum dana dipinjamkan, likuiditas virtual dapat disebarkan ke beberapa order sehingga modal tidak tersimpan secara terfragmentasi di berbagai tempat.
Tapi bagian yang menariknya bukan hanya efisiensi modal.
Yang lebih penting adalah likuiditas bisa ditempatkan di area yang dibutuhkan tanpa mengharuskan dana yang mendasarinya dipisahkan secara fisik di setiap
order. Itu membuat struktur pasar terasa lebih responsif.
Aku suka desainnya.
Pertanyaan yang terus kupikirkan adalah apakah membuat likuiditas lebih mudah untuk didistribusikan juga membuat struktur order yang mendasarinya lebih sulit dipahami oleh pengguna.
Apakah likuiditas virtual benar-benar menyederhanakan penempatan modal, atau hanya menyembunyikan lebih banyak kompleksitas di baliknya?
@TermMax #TermMax
Genuinely simpler
Simple but complex underneath
Depends on the use case
Mostly hides complexity
16 jam lagi
