#termmax @TermMax
Bagian TermMax yang paling sering diabaikan bukanlah fixed rate.
Itu token XT.
Semua orang membahas FT — obligasi zero-coupon. Beli dengan diskon, tebus pada nilai nominal, dapatkan hasil (yield). Itulah judulnya.
Tapi ini yang baru kusadari setelah melihat lebih dekat:
FT + XT selalu sama persis dengan 1 debt token. Pada titik mana pun sebelum jatuh tempo. Itulah rumusnya. Dan ini bukan sekadar perkiraan — ini bersifat struktural.
Saat jatuh tempo, XT turun menjadi nol. FT ditebus pada nilai nominal penuh. Jadi seiring waktu berjalan, XT terdegradasi sementara FT bergerak mendekati $1,00. Jumlahnya tidak pernah berubah.
Artinya, XT pada dasarnya adalah aset yang nilainya menurun seiring waktu. Nilainya sepenuhnya adalah nilai kini dari bunga yang masih harus dibayar. Setiap hari, nilainya menyusut. Dengan cara yang bisa diprediksi. Secara matematis.
Misalkan kamu meminjamkan 1.000 USDC. Pinjaman itu mencetak 1.000 FT (pokok) dan 1.000 XT (bunga). Pada hari nol, nilai gabungannya setara 1.000 USDC. Saat jatuh tempo, XT tidak bernilai dan FT bernilai 1.000 USDC. Nilainya… berpindah.
Kenapa ini penting?
Karena XT memberimu cara untuk berspekulasi pada waktu itu sendiri. Jika suku bunga naik, bagian bunga menjadi lebih berharga — XT naik nilainya. Jika suku bunga turun, XT rugi. Ini adalah turunan suku bunga yang bersembunyi di dalam sebuah protokol lending.
Tak ada yang membicarakannya.
Fixed rate mendapat seluruh perhatian. FT mendapat analogi obligasi. Tapi XT adalah tempat fleksibilitas sesungguhnya — token yang bisa diperdagangkan, yang memisahkan komponen bunga dari pokoknya.
Pertanyaan yang tersisa untukku: jika XT mewakili biaya waktu, apa yang terjadi dengan harganya ketika jatuh tempo masih 200 hari lagi dibanding 20? Penurunannya tidak linear, kan?
Ada yang benar-benar memperdagangkan XT, atau semua orang hanya menyimpan FT sampai jatuh tempo?
Bagian TermMax yang paling sering diabaikan bukanlah fixed rate.
Itu token XT.
Semua orang membahas FT — obligasi zero-coupon. Beli dengan diskon, tebus pada nilai nominal, dapatkan hasil (yield). Itulah judulnya.
Tapi ini yang baru kusadari setelah melihat lebih dekat:
FT + XT selalu sama persis dengan 1 debt token. Pada titik mana pun sebelum jatuh tempo. Itulah rumusnya. Dan ini bukan sekadar perkiraan — ini bersifat struktural.
Saat jatuh tempo, XT turun menjadi nol. FT ditebus pada nilai nominal penuh. Jadi seiring waktu berjalan, XT terdegradasi sementara FT bergerak mendekati $1,00. Jumlahnya tidak pernah berubah.
Artinya, XT pada dasarnya adalah aset yang nilainya menurun seiring waktu. Nilainya sepenuhnya adalah nilai kini dari bunga yang masih harus dibayar. Setiap hari, nilainya menyusut. Dengan cara yang bisa diprediksi. Secara matematis.
Misalkan kamu meminjamkan 1.000 USDC. Pinjaman itu mencetak 1.000 FT (pokok) dan 1.000 XT (bunga). Pada hari nol, nilai gabungannya setara 1.000 USDC. Saat jatuh tempo, XT tidak bernilai dan FT bernilai 1.000 USDC. Nilainya… berpindah.
Kenapa ini penting?
Karena XT memberimu cara untuk berspekulasi pada waktu itu sendiri. Jika suku bunga naik, bagian bunga menjadi lebih berharga — XT naik nilainya. Jika suku bunga turun, XT rugi. Ini adalah turunan suku bunga yang bersembunyi di dalam sebuah protokol lending.
Tak ada yang membicarakannya.
Fixed rate mendapat seluruh perhatian. FT mendapat analogi obligasi. Tapi XT adalah tempat fleksibilitas sesungguhnya — token yang bisa diperdagangkan, yang memisahkan komponen bunga dari pokoknya.
Pertanyaan yang tersisa untukku: jika XT mewakili biaya waktu, apa yang terjadi dengan harganya ketika jatuh tempo masih 200 hari lagi dibanding 20? Penurunannya tidak linear, kan?
Ada yang benar-benar memperdagangkan XT, atau semua orang hanya menyimpan FT sampai jatuh tempo?