#dusk $DUSK @Dusk
Pernahkah kamu memperhatikan bahwa sebagian besar “pemilihan” acak di blockchain tetap terasa seperti masih ada seseorang yang mengawasi dadu? Pertanyaan itu sempat menggangguku cukup lama sebelum akhirnya aku benar-benar menelusuri sortition deterministik dengan serius.
Idenya ternyata lebih sederhana daripada yang terdengar setelah kamu uraikan. Setiap peserta menghasilkan skor menggunakan kunci privat mereka sendiri, dipadukan dengan seed bersama. Seed itu biasanya berasal dari blok sebelumnya atau dari beberapa nilai publik yang telah disepakati. Karena seed diketahui semua orang, tetapi kunci privat tidak, skor yang dihasilkan bisa diverifikasi oleh pihak lain tanpa siapa pun perlu percaya pada koordinator. Tidak ada yang “memberi” peran. Matematikanya saja yang menghasilkan pemenang, dan semua orang bisa memeriksa hasilnya setelahnya.
Hal pertama yang membuatku terpikir adalah bagaimana ini menghilangkan langkah tengah yang canggung pada sistem lama. Tidak ada komite yang memilih validator. Tidak ada beacon acak di luar rantai (off chain) yang secara teoritis bisa dimanipulasi. Seed berubah setiap putaran, jadi skornya ikut berubah. Awalnya terasa aneh—hampir terlalu bersih untuk sesuatu yang mengklaim menggantikan kepercayaan dengan aritmetika. Mungkin aku terlalu banyak memikirkan, tapi ada rasa puas pada sistem yang tidak menjanjikan “keadilan” secara implisit. Itu terbukti.
Aku ingat membaca paper-paper awal bergaya Algorand dan berpikir ini lebih bersifat akademis. Melihat cara kerjanya di jaringan yang benar-benar hidup mengubah kesan itu sedikit. Tapi aku masih belum yakin seberapa kuat ia saat menghadapi pemisahan jaringan yang ekstrem (network splits) atau serangan penjadwalan yang dikoordinasikan. Bagian itu belum sepenuhnya kutegakkan dalam pikiranku.
Bagaimanapun, ini adalah salah satu mekanisme yang terus kukelilingi. Bukan karena terlihat menarik, tetapi karena ia diam-diam menjawab pertanyaan yang kebanyakan orang bahkan tidak pernah repedulikan untuk ditanyakan.
$ALLO
$ACE
Pernahkah kamu memperhatikan bahwa sebagian besar “pemilihan” acak di blockchain tetap terasa seperti masih ada seseorang yang mengawasi dadu? Pertanyaan itu sempat menggangguku cukup lama sebelum akhirnya aku benar-benar menelusuri sortition deterministik dengan serius.
Idenya ternyata lebih sederhana daripada yang terdengar setelah kamu uraikan. Setiap peserta menghasilkan skor menggunakan kunci privat mereka sendiri, dipadukan dengan seed bersama. Seed itu biasanya berasal dari blok sebelumnya atau dari beberapa nilai publik yang telah disepakati. Karena seed diketahui semua orang, tetapi kunci privat tidak, skor yang dihasilkan bisa diverifikasi oleh pihak lain tanpa siapa pun perlu percaya pada koordinator. Tidak ada yang “memberi” peran. Matematikanya saja yang menghasilkan pemenang, dan semua orang bisa memeriksa hasilnya setelahnya.
Hal pertama yang membuatku terpikir adalah bagaimana ini menghilangkan langkah tengah yang canggung pada sistem lama. Tidak ada komite yang memilih validator. Tidak ada beacon acak di luar rantai (off chain) yang secara teoritis bisa dimanipulasi. Seed berubah setiap putaran, jadi skornya ikut berubah. Awalnya terasa aneh—hampir terlalu bersih untuk sesuatu yang mengklaim menggantikan kepercayaan dengan aritmetika. Mungkin aku terlalu banyak memikirkan, tapi ada rasa puas pada sistem yang tidak menjanjikan “keadilan” secara implisit. Itu terbukti.
Aku ingat membaca paper-paper awal bergaya Algorand dan berpikir ini lebih bersifat akademis. Melihat cara kerjanya di jaringan yang benar-benar hidup mengubah kesan itu sedikit. Tapi aku masih belum yakin seberapa kuat ia saat menghadapi pemisahan jaringan yang ekstrem (network splits) atau serangan penjadwalan yang dikoordinasikan. Bagian itu belum sepenuhnya kutegakkan dalam pikiranku.
Bagaimanapun, ini adalah salah satu mekanisme yang terus kukelilingi. Bukan karena terlihat menarik, tetapi karena ia diam-diam menjawab pertanyaan yang kebanyakan orang bahkan tidak pernah repedulikan untuk ditanyakan.
$ALLO
$ACE