Saya menggadaikan posisi saham milik saya sendiri alih-alih menjualnya, dan TermMax menampilkan semua angkanya sebelum saya mengonfirmasi apa pun.
Saya menjaminkan 10 NVDAon, bernilai $2.203,45, di pasar USDT/NVDAon.
Ini hitungan sebenarnya. Dengan LTV 0,5—yang kebetulan merupakan batas maksimum yang diizinkan di pasar ini—jaminan itu membuka 1.101,1069 USDT, kira-kira mendekati $1.100. APR pinjaman ditetapkan pada 3,50%, tetapi setelah biaya diperhitungkan, APR pinjaman efektif saya menjadi 4,40%, tetap—tetap—dan sudah diketahui sejak awal. Tidak perlu menebak berapa yang harus saya bayar saat jatuh tempo pada 31 Agustus.
Namun, mendorong LTV sedekat mungkin dengan batas tidaklah tanpa risiko. Health Factor saya berada di 1,4, diberi label “Caution” tepat di antarmuka, dan ambang likuidasi ditetapkan pada harga NVDAon sebesar 157,529. Jika harga turun mendekati level itu, posisi saya akan dilikuidasi. TermMax tidak menyembunyikan angka tersebut di balik cetakan kecil—angka itu ada tepat di sebelah tombol pinjam.
Kenapa melakukan ini alih-alih langsung menjual NVDAon? Karena menjual berarti menyerahkan potensi kenaikan (upside) jika harga bergerak sesuai perkiraan saya. Meminjam dengan jaminan tetap menjaga posisi tetap hidup dan tetap memberi saya USDT untuk dideploy ulang ke tempat lain. Saya tidak memilih antara bertahan (holding) dan memiliki likuiditas—saya mendapatkan keduanya, hanya saja dengan health factor yang perlu saya pantau.
Yang membuat ini benar-benar bisa dilakukan adalah tarif yang tetap. Biaya pinjaman yang mengambang di atas LTV yang sudah ketat akan jauh lebih sulit dikelola. Prediktabilitas itulah yang #TermMax berikan bagi investor yang ingin leverage tanpa variabel ketidakpastian kedua.
@TermMax pada dasarnya mengubah saham token saya menjadi modal kerja, dengan risikonya dihargai secara jelas, bukan disembunyikan.
Apakah Anda akan mendorong LTV mendekati batas untuk lebih banyak modal, atau tetap konservatif dan tidur lebih nyenyak?
Saya menjaminkan 10 NVDAon, bernilai $2.203,45, di pasar USDT/NVDAon.
Ini hitungan sebenarnya. Dengan LTV 0,5—yang kebetulan merupakan batas maksimum yang diizinkan di pasar ini—jaminan itu membuka 1.101,1069 USDT, kira-kira mendekati $1.100. APR pinjaman ditetapkan pada 3,50%, tetapi setelah biaya diperhitungkan, APR pinjaman efektif saya menjadi 4,40%, tetap—tetap—dan sudah diketahui sejak awal. Tidak perlu menebak berapa yang harus saya bayar saat jatuh tempo pada 31 Agustus.
Namun, mendorong LTV sedekat mungkin dengan batas tidaklah tanpa risiko. Health Factor saya berada di 1,4, diberi label “Caution” tepat di antarmuka, dan ambang likuidasi ditetapkan pada harga NVDAon sebesar 157,529. Jika harga turun mendekati level itu, posisi saya akan dilikuidasi. TermMax tidak menyembunyikan angka tersebut di balik cetakan kecil—angka itu ada tepat di sebelah tombol pinjam.
Kenapa melakukan ini alih-alih langsung menjual NVDAon? Karena menjual berarti menyerahkan potensi kenaikan (upside) jika harga bergerak sesuai perkiraan saya. Meminjam dengan jaminan tetap menjaga posisi tetap hidup dan tetap memberi saya USDT untuk dideploy ulang ke tempat lain. Saya tidak memilih antara bertahan (holding) dan memiliki likuiditas—saya mendapatkan keduanya, hanya saja dengan health factor yang perlu saya pantau.
Yang membuat ini benar-benar bisa dilakukan adalah tarif yang tetap. Biaya pinjaman yang mengambang di atas LTV yang sudah ketat akan jauh lebih sulit dikelola. Prediktabilitas itulah yang #TermMax berikan bagi investor yang ingin leverage tanpa variabel ketidakpastian kedua.
@TermMax pada dasarnya mengubah saham token saya menjadi modal kerja, dengan risikonya dihargai secara jelas, bukan disembunyikan.
Apakah Anda akan mendorong LTV mendekati batas untuk lebih banyak modal, atau tetap konservatif dan tidur lebih nyenyak?
