#termmax @TermMax

Saya terus menggali TermMax dan menemukan mekanisme yang menarik bagi saya—Range Orders.

Berbeda dengan lending biasa, di sini Anda bisa menyusun sendiri ketentuan kesepakatan melalui pricing curve.

Misalnya, di dokumentasi TermMax ada range order untuk 1,87 juta token utang, di mana tingkat bunga berubah secara bertahap tergantung pada seberapa besar order tersebut sudah terisi. Artinya, semakin banyak likuiditas yang diambil pasar, semakin berbeda pula pembentukan tingkat bunganya.

Ada juga Two-Way Range Order—satu order dapat bekerja sekaligus untuk lending dan borrowing. Pengguna menetapkan dua kurva tingkat bunga dan berusaha menghasilkan keuntungan dari selisih di antara keduanya.

Saya suka karena TermMax pada dasarnya memindahkan logika order book ke dalam fixed-rate lending.

Dan ini bukan sekadar “menyetorkan USDC dengan X%”.

Di sini Anda bisa menentukan sendiri:
→ berapa banyak yang siap Anda pinjamkan;
→ dengan tingkat bunga berapa;
→ berapa banyak yang siap Anda sediakan;
→ dan bagaimana tingkat bunga akan berubah saat order terisi.

Kekurangannya jelas—model seperti ini lebih rumit bagi pemula, dan order yang belum terisi tidak menghasilkan pendapatan.

Namun, justru fleksibilitas inilah, menurut saya, bisa menjadi salah satu fitur paling menarik dari TermMax.

Setelah saya memahami mekanismenya, proyek ini menjadi jauh lebih menarik bagi saya.