#termmax @TermMax
Pagi ini, kakak perempuan saya sedang bercerita kepada saya tentang @TermMax , sebuah proyek yang berfokus pada pengembangan liquidity hubs di berbagai jaringan besar seperti Ethereum, BNB Chain, Arbitrum, dll. Dalam bahasa sederhana, TermMax menghadirkan manfaat fixed interest rate dari perbankan tradisional ke platform on-chain atau DeFi, sehingga lebih aman dan lebih mudah digunakan.

YA, dan itulah mengapa saya tertarik untuk menelusuri market fixed-term milik @TermMax serta liquidity Cross Chain sedikit lebih dalam. Tapi dengar, pada awalnya semuanya terlihat cukup sederhana. Deposit aset tokenized atau USDT ke dalam market jangka pendek, pilih strike price, lalu ambil yield untuk periode tertentu. Sekarang yang terlintas adalah angka-angka seperti 50%+ APY dan 60x AP, tetapi hanya melihat angka-angka itu tidak benar-benar menceritakan kisah yang sebenarnya. Saya lebih memilih untuk berhenti di tempat lain. Jujur saja, jika likuiditas tersebar di berbagai blockchain, maka seberapa bagus pun produk fixed-term-nya, akses untuk pengguna tidak selalu sama. Likuiditas Ethereum di satu sisi, likuiditas BNB Chain di sisi lain, dan Layer-2 juga membentuk liquidity pool yang terpisah. Ini sesuatu yang patut dipikirkan🤔

Namun, di sinilah ide cross-chain liquidity dari TermMax terasa menarik. Tujuan mereka bukan sekadar menjalankan layanan fixed-term di satu chain saja, tetapi memindahkan liquidity dari berbagai jaringan ke satu tempat. Artinya, mereka berusaha secara bertahap mengurangi pentingnya dari chain mana pengguna berasal dan menciptakan universal liquidity hub. Namun, ada pertanyaan lain juga. Mengumpulkan likuiditas ke satu tempat dan membuat likuiditas itu bisa digunakan dalam praktik nyata itu tidak sama. Saya tidak mengatakan bahwa saya pasti benar. Tetapi bagi saya, uji jangka panjang TermMax bukan hanya seberapa besar yield yang bisa mereka berikan. Uji sebenarnya adalah seberapa mudah likuiditas dari berbagai chain bisa benar-benar bekerja bersama. Hmm, itu saja.

Pada akhirnya, pertanyaan besar untuk fixed-term finance mungkin bukan Yield, melainkan seberapa banyak likuiditas yang bisa berjalan tanpa henti. Mari kita lihat 🤔