CEO SpaceX Elon Musk mengatakan bahwa perkiraan Goldman Sachs bahwa ekonomi ruang angkasa global akan mencapai $1,8 triliun pada 2035 terlalu konservatif. Menurut Sina Finance, Musk mengatakan roket yang dapat dipakai ulang, jaringan satelit, dan teknologi komputasi orbital dapat menciptakan pasar yang jauh lebih besar.

"Ini akan jauh lebih besar," tulis Musk di X pada Selasa sebagai respons terhadap unggahan pengguna yang menyoroti laporan terbaru Goldman Sachs tentang Second Space Age. Goldman Sachs mengatakan bahwa ruang angkasa sedang menjadi "pilar baru ekonomi industri" karena biaya peluncuran turun, modal swasta masuk ke sektor tersebut, dan infrastruktur komersial mengubah industri yang sebelumnya didominasi oleh pemerintah.

Goldman Sachs memprediksi ekonomi luar angkasa global akan mencapai $1,8 triliun pada tahun 2035 dan menyatakan lebih dari $55 miliar telah mengalir ke ekosistem luar angkasa pada tahun 2025. Bank tersebut juga mengatakan biaya peluncuran telah turun dari sekitar $55.000 per kilogram pada era pesawat ulang-alik menjadi sekitar $3.000 saat ini, didorong oleh teknologi roket yang dapat digunakan kembali.