1. 反者道之动
Ini adalah rangkuman tentang hukum gerak “道” (Dao). “反” memiliki dua makna inti:
Transformasi yang saling berlawanan: segala sesuatu selalu bergerak menuju sisi yang menjadi lawannya, yaitu “puncak pasti berbalik”. Pergantian musim panas-dingin, kemakmuran-kekosongan, suka-duka, hidup-mati—semua dua sisi yang saling berlawanan saling mengubah, tidak ada keadaan yang tetap dan tidak berubah.
​ Pengulangan yang kembali: “反” sama bunyinya dengan “返” (kembali). Gerak Dao adalah proses yang berputar terus-menerus, pada akhirnya kembali ke asal. Segala makhluk muncul dari Dao, kemudian pada akhirnya kembali lagi ke Dao, menyelesaikan siklus “lahir—tumbuh—panen—menyimpan”.
Singkatnya: kontradiksi yang berlawanan, saling transformasi, dan perputaran yang tak henti adalah cara gerak dasar Dao.

2. 弱者道之用
Ini adalah ringkasan tentang cara kerja “道” (Dao). “弱” di sini bukan berarti lemah dalam arti lemah-kuat yang rapuh, melainkan lembut, rendah hati, dan tidak memaksa untuk unggul.
Dao melahirkan dan menghidupkan, menyejahterakan semua makhluk, tetapi tidak pernah menguasai mereka dengan kekuatan paksa. Ia tidak mencari pujian, tidak sombong, dan selalu memainkan peran dengan sikap yang lembut serta tertutup.
Laozi menganjurkan “yang lembut mengungguli yang keras”: sesuatu yang sangat lembut sering kali menyimpan daya hidup yang paling tahan lama—air yang paling lembut dapat menembus batu; tubuh bayi yang tampak lemah justru paling penuh kehidupan; rumput dan pohon yang lentur dapat hidup, sedangkan yang keras akan mati. Berpegang pada kelembutan dan berada di posisi yang lebih rendah, itulah cara bertindak yang selaras dengan Dao.