Harmony memundurkan seluruh rantainya ke 11 Agustus setelah seorang penyusup memalsukan sekitar 4 miliar ONE—sekaligus membuang lebih dari 109.000 transaksi yang sah.

Kabar: Harmony mengonfirmasi pada 12 Agustus bahwa seorang penyerang mengeksploitasi celah validasi bukti lintas-shard untuk mencetak secara tidak sah sekitar 4 miliar ONE (≈26% dari total pasokan yang beredar), sehingga harga turun tajam. Pada 17 Agustus, tim inti mengumumkan rollback penuh jaringan ke titik kendali 11 Agustus, 11:25 malam UTC—dengan membuang 109.126 transaksi reguler dan 315 transaksi staking, baik yang dipalsukan maupun yang sah.

Kuncinya: rollback menghapus setiap transaksi pengguna nyata dalam rentang waktu tersebut bersama dengan transaksi yang fraudulent, dan tidak bisa menarik kembali token yang sudah ditarik melalui bursa sebelum ada pembekuan—jadi kerugian ekonomi yang sebenarnya mungkin besar dan sulit dipulihkan terlepas dari rollback. Ini juga menggemakan peretasan bridge Harmony pada 2022, sehingga meruntuhkan narasi “masalah sudah selesai”. Beberapa media mengutip angka saldo yang dipalsukan jauh lebih besar (triliunan lewat replay berulang) yang tidak dikonfirmasi secara independen terhadap angka resmi Harmony sebesar 4B—kami menganggap 4B sebagai acuan yang dapat dipercaya.

Penilaian kami: rollback ini mengatasi distorsi pasokan di rantai, tetapi menulis ulang sejarah blockchain adalah preseden yang kontroversial, dan kerusakan di luar rantai yang sudah terjadi tidak dapat dibalik olehnya. Watch-point yang bisa dibuktikan: apakah Harmony mempublikasikan audit penuh pasca-insiden yang merinci persis berapa yang sampai ke bursa sebelum ada freeze, ataukah angka itu tetap diperdebatkan?

Jika sebuah rantai suatu hari perlu melakukan rollback atas sejarahnya sendiri untuk membatalkan sebuah exploit, apakah itu masih masuk akal, atau justru merusak tujuan blockchain?

Bukan nasihat keuangan. DYOR.

$ONE #Harmony #Exploit #CryptoNews #Security