#termmax sangat bersemangat untuk @TermMax leaderboard mari kita lihat kitny teer Mary meny

lupakan saja jokes-nya, izinkan aku membukukan profit dari kedua sisi $ACE n $BTW trade akhirnya ditutup dengan profit beberapa trade u bisa long $BR nanti akan menyentuh 0.24 sebentar lagi.. kembali ke @TermMax

dulu aku mengira penyedia likuiditas di TermMax harus memutuskan sejak awal: aku meminjamkan di sini, atau meminjam?

Two-Way Range Orders membuat pembedaan itu jadi jauh lebih aneh.

satu order membawa kurva pinjaman dan kurva lending. Sisi mana yang terisi menentukan apa sebenarnya yang menjadi si pembuat (setter).

aku menelusuri sisi pinjamannya dulu. Saat seorang market taker dari sisi lending mengisi itu, token utang mereka akan dicetak setara FT dan XT. XT kemudian ditukar terhadap Two-Way Range Order untuk FT tambahan.

lalu bagian yang hampir aku lewati.

TermMax mengecek apakah order tersebut punya cadangan FT yang cukup untuk pertukaran. Jika tidak, FT tambahan bisa dicetak dari GT si setter — dan utang yang tercatat di dalam GT itu meningkat.

Jadi, si setter tidak sekadar “menyediakan likuiditas.” Permintaan pasar secara mekanis telah memindahkan mereka ke posisi peminjam dengan utang yang tersimpan di Gearing Token mereka.

isi sisi lainnya dan perannya berbalik: si setter bertindak sebagai pemberi pinjaman dan mengumpulkan FT yang mewakili pokok dan yield tetap.

Itu membuat Two-Way Range Order terasa kurang seperti likuiditas pasif dan lebih seperti sebuah posisi yang neracanya berubah tergantung sisi mana yang benar-benar diminta oleh pengguna.

apakah membiarkan satu posisi TermMax secara dinamis menjadi borrower atau lender membuat modal menjadi lebih efisien secara nyata, atau justru membuat eksposur eventual si setter lebih sulit diprediksi??

TermMax Two-Way Orders: trade-off terbesar?


🔘 Better capital efficiency
42%
🔘 Harder exposure planning
8%
🔘 Best of both sides
25%
🔘 Too complex for LPs
25%
12 Voting • Voting ditutup