#termmax @TermMax
Salah satu hal yang menarik perhatian saya tentang @TermMax bukan hanya produknya fixed-rate TermMax yang berhasil menghimpun dana sebesar 4,25 juta USD dalam tahap Seed, dengan partisipasi dari Cumberland/DRW, HashKey Capital, Longling Capital, dan MZ Web3 Fund. Ini merupakan sumber daya yang patut diperhatikan untuk sebuah protokol DeFi yang berfokus pada pasar pinjam-meminjam serta produk keuangan dengan tenor.
Dalam hal tokenomics, $TMX memiliki total supply yang tetap sebesar 1 miliar token dan tidak memiliki mekanisme inflasi. Menurut whitepaper, sekitar 20% dari total supply—setara dengan 200 juta TMX—diperkirakan akan beredar pada TGE. Sisanya dialokasikan untuk Community, Ecosystem, Liquidity, Foundation, Advisors, Team, dan Investors, dengan jadwal distribusi/vesting yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Yang patut dicatat, 28% dari total supply (280 juta TMX) dialokasikan untuk Investors, sedangkan Team sebesar 15%, Community 15%, dan Ecosystem 29%.
$TMX dirancang sebagai token utility dan governance bagi ekosistem, dengan fungsi seperti berpartisipasi dalam tata kelola, staking, serta menerima berbagai insentif yang terkait dengan perkembangan protokol. TermMax juga mengalokasikan 4% dari total supply—setara dengan 40 juta TMX—untuk program pre-mine guna mendorong pengguna dan para kontributor likuiditas/perdagangan sejak awal.
Menurut saya, yang paling menarik untuk dipantau setelah TGE adalah hubungan antara FDV, circulating supply, likuiditas, dan tingkat penggunaan aktual TermMax. Token dengan tokenomics yang baik tetap membutuhkan kebutuhan penggunaan nyata untuk menciptakan nilai jangka panjang.
Jika TermMax terus memperluas TVL, likuiditas, dan jumlah penggunanya, sekaligus menjadikan $TMX sebagai bagian yang benar-benar berguna di dalam ekosistem, maka ini akan menjadi proyek yang akan saya terus pantau di bidang DeFi.
#TermMax
Salah satu hal yang menarik perhatian saya tentang @TermMax bukan hanya produknya fixed-rate TermMax yang berhasil menghimpun dana sebesar 4,25 juta USD dalam tahap Seed, dengan partisipasi dari Cumberland/DRW, HashKey Capital, Longling Capital, dan MZ Web3 Fund. Ini merupakan sumber daya yang patut diperhatikan untuk sebuah protokol DeFi yang berfokus pada pasar pinjam-meminjam serta produk keuangan dengan tenor.
Dalam hal tokenomics, $TMX memiliki total supply yang tetap sebesar 1 miliar token dan tidak memiliki mekanisme inflasi. Menurut whitepaper, sekitar 20% dari total supply—setara dengan 200 juta TMX—diperkirakan akan beredar pada TGE. Sisanya dialokasikan untuk Community, Ecosystem, Liquidity, Foundation, Advisors, Team, dan Investors, dengan jadwal distribusi/vesting yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Yang patut dicatat, 28% dari total supply (280 juta TMX) dialokasikan untuk Investors, sedangkan Team sebesar 15%, Community 15%, dan Ecosystem 29%.
$TMX dirancang sebagai token utility dan governance bagi ekosistem, dengan fungsi seperti berpartisipasi dalam tata kelola, staking, serta menerima berbagai insentif yang terkait dengan perkembangan protokol. TermMax juga mengalokasikan 4% dari total supply—setara dengan 40 juta TMX—untuk program pre-mine guna mendorong pengguna dan para kontributor likuiditas/perdagangan sejak awal.
Menurut saya, yang paling menarik untuk dipantau setelah TGE adalah hubungan antara FDV, circulating supply, likuiditas, dan tingkat penggunaan aktual TermMax. Token dengan tokenomics yang baik tetap membutuhkan kebutuhan penggunaan nyata untuk menciptakan nilai jangka panjang.
Jika TermMax terus memperluas TVL, likuiditas, dan jumlah penggunanya, sekaligus menjadikan $TMX sebagai bagian yang benar-benar berguna di dalam ekosistem, maka ini akan menjadi proyek yang akan saya terus pantau di bidang DeFi.
#TermMax