#dusk $DUSK @Dusk Saya menyadari masalahnya ketika sebuah transfer terregulasi di Dusk berhenti tepat sebelum penyelesaian (settlement). Investor tersebut telah lolos pengecekan kelayakan sebelumnya, tetapi kredensial di balik bukti itu kedaluwarsa saat transaksi masih bergerak melalui proses. Tidak ada yang tampak jelas rusak. Bukti tersebut valid. Atau, setidaknya, bukti tersebut valid ketika dikirimkan. Itu menempatkan operator pada pilihan yang canggung: menerima status sebelumnya, menjeda transfer, atau meminta verifikasi ulang dan membuat semua orang menunggu lagi. Yang menarik perhatian saya adalah betapa sedikit informasi tambahan yang sebenarnya diperlukan. Penerbit tidak perlu riwayat lengkap investor atau portofolio saat ini—hanya perlu konfirmasi bahwa wallet penerima masih memenuhi syarat pada saat itu. Model selective disclosure Dusk seharusnya membuat pemeriksaan sempit itu bisa dilakukan tanpa mengubah penundaan rutin menjadi permintaan data yang luas. Namun, mekanismenya tidak menghilangkan masalah koordinasi. Masih ada pihak yang harus menentukan kapan sebuah bukti menjadi basi, siapa yang dapat meminta bukti lain, dan apakah akses yang ada sebaiknya tetap terbuka setelah peninjauan. Pemeriksaan berulang juga dapat membocorkan pola, bahkan ketika saldo tetap disembunyikan. Saya tidak yakin seberapa bersih hal ini bertahan ketika kustodian, penerbit, dan peninjau eksternal semuanya bekerja pada jadwal yang berbeda-beda. Saya ingin melihat transfer berikutnya ketika kelayakan berubah di tengah settlement, dan menilai apakah sistem gagal dengan jelas—atau hanya membuat operator menebak.
